Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Total Korban Keracunan Nasi Kotak di Cianjur 92 Orang

📅 Selasa, 01 Okt 2024, 15:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Total Korban Keracunan Nasi Kotak di Cianjur 92 Orang Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Sejumlah warga korban keracunan nasi kota di Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih menjalani perawatan di Puskesmas Sukaluyu, Selasa (1/10/2024).

Cianjur - Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat jumlah korban keracunan di Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu mencapai 92 orang, di mana 44 orang diantaranya menjalani perawatan di Puskesmas Sukaluyu, enam orang lainnya dirujuk ke rumah sakit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur dr Frida Laila Yahya di Cianjur Selasa, mengatakan sebagian besar korban keracunan sudah berangsur pulih dan sudah kembali ke rumahnya masing-masing setelah mendapat penanganan medis.

"Sebagian besar sudah pulang ke rumah setelah mendapat penanganan medis selama satu hari di puskesmas, pagi tadi masih ada 11 orang yang masih menjalani perawatan," katanya.

Meski sebagian besar sudah pulang ke rumah, namun petugas kesehatan diminta untuk tetap memantau kondisi kesehatan warga Kampung Boregah, Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu selama dua hari ke depan, hingga dipastikan pulih kembali.

Untuk enam orang korban keracunan yang dirujuk ke RSDH Cianjur, kondisinya mulai membaik namun masih menjalani penanganan medis secara intensif sampai dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang.

"Kami akan terus memantau kondisi puluhan warga tersebut meski sudah diperbolehkan pulang, saat ini sekitar 8 orang petugas termasuk dari Dinkes Jabar, sedang meninjau langsung ke lokasi," katanya.

Kepala Puskesmas Sukaluyu Nurul Hadie, mengatakan sampai Senin malam (30/9) total korban keracunan massal yang mendapat penanganan medis di puskesmas mencapai 50 orang dan penanganan langsung di lokasi atau rumah warga sekitar 42 orang.

Bahkan hingga Selasa pagi (1/10), pihaknya melakukan pemeriksaan langsung rumah warga dua kampung di Desa Panyusuhan yang mengeluhkan mual, pusing dan muntah-muntah setelah menyantap nasi kotak yang diberikan pada acara tahlilan di Kampung Boregah.

"Untuk total warga yang mengalami keracunan sekitar 92 orang, puluhan diantaranya sudah mendapat penanganan medis secara langsung dan 44 orang diantaranya sempat menjalani rawat inap di puskesmas, enam orang lainnya di rumah sakit," katanya.

Sampai Selasa siang (1/10), tambah dia, seluruh korban keracunan yang menjalani perawatan di puskesmas sudah kembali pulang ke rumahnya masing-masing setelah dinyatakan sembuh dan kesehatan sudah pulih kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.