• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Supermodel Naomi Campbell ...

Supermodel Naomi Campbell Salah Gunakan Dana Amal untuk Hotel Mewah dan Spa

Minggu, 29 Sep 2024, 14:14 WIB

Supermodel asal Inggris Naomi Campbell dilarang menjadi wali amanat lembaga amal di Inggris dan Wales selama lima tahun setelah lembaga amal kemiskinan yang didirikannya hampir dua dekade lalu ditemukan memiliki "tata kelola yang buruk" dengan "manajemen keuangan yang tidak memadai".

Setelah melakukan penyelidikan selama tiga tahun terhadap aktivitas keuangan "Fashion for Relief", Komisi Amal mengatakan pada hari Kamis (26/9), mereka telah menemukan "banyak kasus pelanggaran dan/atau salah urus", dan hanya 8,5 persen dari total pengeluaran amal tersebut yang digunakan untuk hibah amal dalam periode enam tahun sejak 2016.

Ket. Foto: Model Inggris Naomi Campbell tiba untuk acara penghargaan amal perdana King's Foundation di Istana St James di London, Selasa, 11 Juni 2024. — Sumber: CNA/AP/Kirsty Wigglesworth

Misalnya, ditemukan dana amal senilai ribuan poundsterling digunakan untuk membayar biaya menginap di hotel mewah di Cannes, Prancis, untuk Campbell serta perawatan spa, layanan kamar, bahkan rokok. Wali amanat menjelaskan biaya hotel biasanya ditanggung oleh donatur untuk badan amal tersebut, oleh karena itu tidak membebani badan amal, tetapi gagal memberikan bukti apa pun untuk mendukung hal ini.

Ditemukan pula, wali amanat lainnya, Bianka Hellmich, menerima sekitar £290.000 (US$385.000) dana tidak sah untuk layanan konsultasi, yang melanggar konstitusi lembaga amal tersebut. Ia didiskualifikasi sebagai wali amanat selama sembilan tahun. Wali amanat lainnya, Veronica Chou, dilarang selama empat tahun.

"Para pengurus secara hukum diharuskan untuk membuat keputusan yang sesuai dengan kepentingan terbaik lembaga amal mereka dan mematuhi tugas dan tanggung jawab hukum mereka," kata Tim Hopkins, wakil direktur investigasi dan standar spesialis.

"Penyelidikan kami menemukan bahwa para pengurus lembaga amal ini gagal melakukannya, yang mengakibatkan tindakan kami untuk mendiskualifikasi mereka."

Lembaga amal yang didirikan pada tahun 2005 setelah Badai Katrina di New Orleans, dibubarkan dan dihapus dari daftar lembaga amal awal tahun ini. Di situs webnya, yang masih aktif, lembaga amal tersebut mengatakan mereka menyelenggarakan inisiatif dan proyek mode di New York, London, Cannes, Moskow, Mumbai, dan Dar es Salaam, serta mengumpulkan lebih dari US$15 juta untuk tujuan baik di seluruh dunia.

Komisi Amal, yang mendaftarkan dan mengatur lembaga amal di Inggris dan Wales, membuka penyelidikan terhadap aktivitasnya pada tahun 2021.

Lembaga amal ini didirikan dengan tujuan menyatukan industri mode untuk mengurangi kemiskinan dan memajukan kesehatan dan pendidikan, dengan memberikan hibah kepada organisasi lain dan menyumbangkan sumber daya untuk bencana global.

Lembaga ini menyelenggarakan acara penggalangan dana untuk menghasilkan pendapatan, termasuk di Cannes dan London.

Komisi tersebut menyatakan bahwa sekitar £344.000 (US$460.000) telah berhasil diperoleh kembali dan dana amal sebesar £98.000 telah dilindungi. Dana ini digunakan untuk memberikan sumbangan kepada dua badan amal lainnya dan melunasi kewajiban yang belum dibayar. ?

Seorang juru bicara Campbell telah dihubungi, tetapi mengatakan bahwa belum ada komentar untuk saat ini.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.