Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Minta Warganya Tinggalkan Lebanon

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
India Minta Warganya Tinggalkan Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Kedutaan Besar India di ibu kota Lebanon, Beirut meminta warganya untuk meninggalkan Lebanon.

New Delhi - Kedutaan Besar India di ibu kota Lebanon, Beirut meminta warganya untuk meninggalkan Lebanondi tengah serangan pasukan Israel ke bagian selatan dan timur negara tersebut.

"Mengingat perkembangan dan eskalasi yang terjadi baru-baru ini di kawasan (Timur Tengah), warga negara India sangat disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," kata Kedutaan Besar India di Beirut, dalam sebuah pernyataan pada Rabu (25/9) malam.

Kedutaan juga sangat menyarankan dan meminta semua warga negara India yang berada di Lebanon untuk meninggalkan negara itu.

"Mereka yang tetap tinggal karena alasan apa pun disarankan untuk sangat berhati-hati, membatasi pergerakan, dan tetap berhubungan dengan Kedutaan Besar India di Beirut," tambahnya.

Pada Agustus, pemerintah India juga mengeluarkan peringatan serupa bagi warganya yang berada di Lebanon.

Peringatan baru tersebut dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat serangan udara mematikan Israel di Lebanon sejak Senin (23/9) pagi yang telah menewaskan hampir 610 orang dan melukai lebih dari 2.000 lainnya, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Kelompok Hizbullah Lebanon dan Israel telah terlibat dalam baku tembak lintas batas sejak dimulainya serangan gencar Israel terhadap Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 41.500 orang dengan sebagian besar korban wanita dan anak-anak, menyusul serangan lintas batas yang dilakukan kelompok Palestina Hamas pada Oktober lalu.

Komunitas internasional telah memperingatkan agar serangan terhadap Lebanon tidak dilakukan karena hal itu meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik Gaza secara regional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.