Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Serukan Aksi Global Atasi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Serukan Aksi Global Atasi Ancaman Kenaikan Permukaan Laut Doc: kemlu.go.id
Ket. Menlur RI Retno Marsudi menyampaikan pidato pada pertemuan tingkat tinggi PBB “Seal Level Rise” di New York, AS.???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

NEW YORK -MenteriLuarNegeriRepublikIndonesiaRetnoMarsudi menegaskan dampak kenaikan permukaan laut tidak hanya dirasakan oleh negara-negara pesisir, tetapi juga oleh komunitas yang jauh di daratan. Hal ini menjadikan kenaikan permukaan laut sebagai krisis global yang perlu tindakan segera.

Hal itu disampaikannya dalam konferensipersdiNewYorkusai menghadiripertemuan tingkat tinggi PersatuanBangsa-Bangsa(PBB) "SealLevelRise".???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Mengutip rilis pers Kemlu RI, tiga poin penting yang diangkat Menlu Retno antara lain; diperlukan aksi iklim yang lebih ambisius untuk mengatasai pemanasan global. Target 1,5 derajat Celsius adalah harga mati. Untuk mencapainya, diperlukan pembagian beban yang adil, bukan penyerahan beban.

Penguatan kerja sama internasional dalam menghadapi kenaikan permukaan lautsangat penting.Penekanan bantuan diberikan pada upaya peningkatan kapasitas, teknis, dan langkah kolektif untuk menggalang sumber daya, termasuk pembiayaan dan teknologi yang dapat diakses oleh semua negara.

Yang terpenting, memperkuat keinginan politik global untuk mengatasi dampak kenaikan permukaan laut, yang meliputi hilangnya wilayah dan terganggunya mata pencaharian.

Menlu Retno juga mengusulkan perlunya agenda global khusus mengenai kenaikan permukaan laut dan penguatan kerangka hukum internasional yang mampu melindungi kedaulatan negara dan masyarakat. Pemajuan ilmu pengetahuan dan data juga perlu didorong dalam mendukung pengambilan kebijakan yang efektif.

Pertemuan Tingkat Tinggi PBB "SealLevelRise" dihadiri 128 negara tersebut membahas upaya bersama untuk mengatasi kenaikan permukaan air laut, termasuk melalui pendanaan iklim, pengawasan wilayah dan batas zona maritim negara, serta pengambilan keputusan berdasarkan data ilimah.

Terkait isu ini, Indonesia telah mengambil langkah konkret dengan menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Tinggi pertama Forum Negara Kepulauan dan Pulau Kecil (Archipelago and Island States Forum) pada Oktober lalu di Bali, yang bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi internasional, termasuk mengeksplorasi metode merugikan yang inovatif untuk negara-negara kepulauan dan pulau-pulau kecil.

Menteri Retno menutup pernyataannya dengan seruan tegas, "Kenaikan permukaan laut adalah alarm bagi dunia. Jangan tunda lagi - bertindaklah sekarang untuk melindungi jutaan jiwa dan generasi mendatang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.