Pemkot Makassar Siapkan 5 Juta Liter Air Setiap Hari untuk Warga Terdampak Kekeringan
Rabu, 25 Sep 2024, 17:22 WIBMAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menyiapkan 5 juta liter air bersih setiap harinya untuk dibagikan kepada warga yang kesulitan mendapatkan air karena terdampak kekeringan di wilayah utara kota tersebut.
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis turun langsung meninjau penyaluran air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu.
"Masyarakat yang terdampak kekeringan, mohon untuk bersabar karena kami akan berusaha maksimal dalam mendistribusikan air bersih itu. Kami sudah siapkan 5 juta liter air tiap harinya," ujarnya.
Arwin mengatakan langkah ini sebagai respons atas laporan masyarakat terkait antrean yang terjadi dalam mendapatkan air bersih akibat kekeringan di musim kemarau.
"Ternyata selama ini PDAM sudah menjalankan tugasnya dengan baik, namun kebutuhan masyarakat meningkat, baik dari pelanggan maupun nonpelanggan. Jadi mohon masyarakat untuk bersabar," katanya.
Dia mengatakan kendati adanya keterbatasan dari PDAM dalam memenuhi kebutuhan air bersih, namun pihaknya berkomitmen akan berusaha untuk memenuhi sesuai kebutuhan.
Ia pun akan memerintahkan satuan kerja lainnya seperti BPBD, camat dan lurah untuk berkolaborasi dalam memfasilitasi masyarakat dalam mendapatkan air bersih.
"Insya Allah, kami akan berkolaborasi bersama PDAM, BPBD, Camat, dan Lurah untuk memfasilitasi masyarakat dalam mendapatkan air bersih. Ini komitmen kami," terangnya.
Di sisi lain, Arwim juga menekankan perlunya pemahaman masyarakat tentang kondisi air baku saat ini, agar masyarakat lebih bijak menggunakan air bersih.
"Kami harap masyarakat dapat menggunakan air dengan bijak. Untuk kebutuhan cuci-mencuci atau keperluan lain yang tidak mendesak, mungkin bisa menggunakan air tanah," tambahnya.
Arwin berharap kemarau panjang ini segera berakhir dengan turunnya hujan, sehingga distribusi air bersih bisa kembali normal.
Sementara itu, Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar menjelaskan kondisi kekeringan terjadi akibat musim kemarau panjang yang mengakibatkan kekurangan air baku yang bersumber dari Bendungan Leko Pancing.
Ia mengatakan pihak PDAM telah menjalankan program bantuan air bersih kepada masyarakat terlebih kepada pelanggan yang terdampak kekeringan selama tiga minggu terakhir.
"Setiap hari, PDAM mendistribusikan sekitar 5 juta liter air bersih ke 30 titik di beberapa kecamatan, termasuk Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, dan Kecamatan Wajo," ucapnya.
Beni berkomitmen untuk terus memastikan PDAM Makassar dapat menyediakan air bersih secara optimal kepada masyarakat, meskipun di tengah tantangan kekeringan yang melanda.
- Makassar
- sulawesi selatan (sulsel)
- air bersih
- kekeringan
- Kebutuhan Air Bersih
- Memperoleh Air Bersih
- Sulawesi Selatan
- krisis air bersih
- bantuan air bersih
- Mitigasi Kekeringan
- dampak kekeringan
- Pemerintah Kota Makassar
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Ketika Budaya Populer Masuk ke Dunia Dessert Jakarta
-
Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat!
-
Akhirnya Ikuti Tren Android, Apple Luncurkan iPhone Duo - Ponsel Lipat dan Ujian Pertama CEO Baru John Ternus
-
Pelatih Luis Enrique Bisa Bernapas Lega! PSG Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Liga Prancis
-
Bantuan air bersih dampak perbaikan jaringan layanan air perpipaan
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.