Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kasus Pertama Varian Baru Mpox Terdeteksi di India

1 Selasa, 24 Sep 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Pertama Varian Baru Mpox Terdeteksi di India Kasus Pertama Varian Baru Mpox Terdeteksi di India Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi - Penanganan virus cacar monyet (monkey pox/mpox) di Afrika.

Moskow - Kasus pertama varian baru cacar monyet (monkey pox/mpox) strain clade 1b yang sangat menular telah terdaftar di India, menurut laporan media setempat pada Senin (23/9).

Infeksi tersebut terdeteksi di kota Malappuram, negara bagian Kerala, India bagian barat daya, pada seorang pria berusia 38 tahun yang baru saja tiba dari Uni Emirat Arab, seperti dilaporkan oleh media The Economic Times.

Dilaporkan bahwa pasien menunjukkan gejala seperti cacar air, demam tinggi dan ruam kulit, namun kondisinya stabil.

Kasus mpox sebelumnya terdaftar pada awal bulan ini di New Delhi pada seorang pria berusia 26 tahun yang melakukan perjalanan ke ibu kota dari negara bagian Haryana di India utara, menurut laporan tersebut.

Pria tersebut dinyatakan positif terinfeksi strain clade 2 dari Afrika Barat, menurut The Economic Times.

Pada pertengahan Agustus, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan wabah mpox di Afrika sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Mpox, juga dikenal sebagai cacar monyet, adalah penyakit menular langka yang dapat ditularkan antar manusia.

Biasanya penyakit ini ringan dan kebanyakan orang sembuh dalam beberapa minggu, namun beberapa orang mungkin mengalami komplikasi.

Gejala awal mpox meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, menggigil, dan kelelahan.

Ruam dapat muncul, sering kali dimulai dari wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
600 Ton Beras SPHP Dioplos,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.