Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distankan Pekanbaru Adakan Vaksinasi Rabies Gratis Hewan Peliharaan

📅 Senin, 23 Sep 2024, 17:58 WIB | Oleh:
Distankan Pekanbaru Adakan Vaksinasi Rabies Gratis Hewan Peliharaan Doc: ANTARA/Aji Styawan
Ket. Ilustrasi - Dokter hewan memeriksa seekor anjing sebelum mendapatkan vaksinasi rabies saat peringatan Hari Rabies Sedunia 2024 di Kantor Dinas Pertanian Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/11).

PEKANBARU - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menggelar vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan selama dua pekan ke depan pada hari Senin sampai Jumat, 23 September h4 Oktober 2024.

Kepala Distankan Kota Pekanbaru, Firdaus, Senin mengatakan vaksinasi rabies merupakan kegiatan yang digelar bersamaan dengan Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang jatuh pada 28 September 2024.

"Kami menggelar vaksinasi rabies untuk anjing, kucing dan kerabat yang menjadi peliharaan warga. Dapatkan vaksinasi rabies gratis sampai 4 Oktober mendatang," katanya.

Ia menjelaskan bagi warga yang ingin mendapatkan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaannya dapat datang langsung ke Kantor Distankan Kota Pekanbaru. Selain itu juga bisa di Pusat Kesehatan Hewan Rumbai dan Tenayan serta Unit Pelaksana Teknis Rumah Potong Hewan.

Lokasi-lokasi tersebut lanjutnya bisa dikunjungi mulai pukul 09:30-14:30 WIB. Persyaratan hewan peliharaan harus sehat dan sudah berumur lebih dari tiga bulan.

Sebagai informasi, rabies merupakan penyakitzoonosisyang bisa menular dari hewan ke manusia. Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan dengan melaksanakan vaksinasi rabies bagi hewan penular rabies (HPR) dalam periode waktu tertentu.

Firdaus menyampaikan hingga Agustus 2024 pihaknya sudah memvaksinasi sebanyak 3.022 ekor hewan peliharaan penular rabies. Tahun ini pihaknya menargetkan memvaksinasi sebanyak 5 ribu ekor hewan peliharaan.

'Ribuan hewan peliharaan yang telah disuntik vaksin itu terdiri atas 2.434 ekor kucing, 571 ekor anjing, serta 17 ekor kera atau monyet. 3.022 hewan yang sudah kita vaksin ini merupakan peliharaan warga di Kecamatan Kulim dan Tenayan Raya," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.