Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aksi Kemanusiaan PMI Bekasi

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 03:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aksi Kemanusiaan PMI Bekasi Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Ketua PMI Kabupaten Bekasi Akhmad Kosasih (depan-rompi merah) meninjau pelayanan kesehatan di posko pengolahan air atau 'Water Sanitation Hygiene Promotion', Kampung Tegal Kadu, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kamis.

BEKASI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menggelar aksi kemanusiaan dalam rangka memperingati HUT ke-79. Kegiatan dipusatkan di posko pengolahan Water Sanitation Hygiene Promotion (WASH), Kampung Tegal Kadu, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Bekasi.

"Selesai apel HUT ke-79 PMI dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial menyasar masyarakat sekitar," kata Ketua PMI Kabupaten Bekasi Akhmad Kosasih di Cikarang, Kamis.

Dia mengatakan PMI Kabupaten Bekasi mengisi momentum peringatan HUT ke-79 dengan inisiasi sejumlah kegiatan aksi kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Aksi kemanusiaan diawali dengan pelayanan khitanan massal 20 anak dari keluarga tidak mampu. Kemudian, dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sembako kepada warga lansia serta pemeriksaan kesehatan gratis.

"Kami melaksanakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dengan kuota 100 orang, kemudian pembagian bantuan sembako. Ini sebagai bagian dari bakti dan ucapan terima kasih kepada masyarakat sekitar," katanya.

Kosasih menyebutkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terselenggara atas kerja sama dengan klinik PMI didukung unit donor darah serta para relawan dari Markas PMI Kabupaten Bekasi. "Pelayanan kesehatan ini melibatkan empat dokter, mudah-mudahan bermanfaat untuk menjaga kesehatan masyarakat," ucapnya.

Pada masa tanggap darurat bencana kekeringan ini juga berupaya optimal menyalurkan bantuan air dengan menyediakan layanan air bersih dan air minum. Air diproduksi secara mandiri untuk membantu warga di sejumlah wilayah terdampak.

"Melalui Posko, PMI turut berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam menghadapi bencana kekeringan. Mudah-mudahan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi," katanya.

Sementara itu warga Kampung Tegal Kadu, Acah (32) menyampaikan rasa terima kasih dan syukur usai mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan PMI Kabupaten Bekasi. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.