Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Terpilih Diharapkan Miliki Tim Akselerasi IKN

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Terpilih  Diharapkan Miliki Tim Akselerasi IKN Doc: antara

PALANGKA RAYA - Presiden RI 2024-2029 Prabowo Subianto dan kabinet diharapkan memiliki tim akselerasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara beserta wilayah Kalimantan pada umumnya.

Pembangunan IKN Nusantara mesti terus berlanjut dengan membawa semangat keadilan sosial dan pemerataan pembangunan, kata Senator RI asal Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang saat dihubungi di Palangka Raya, Rabu (18/9). "Jadi, kepemimpinan Prabowo Subianto selaku presiden terpilih, harapannya dapat menajamkan prioritas pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan secara merata," ucapnya.

Selain tim akselerasi, mantan Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2010 dan 2010-2015 itu melihat, perlu dilakukan evaluasi terhadap arah pembangunan IKN yang telah ada sekarang ini. Di mana evaluasi itu bukan untuk meninggalkannya, melainkan sebagai akselerasi secara terukur.

"Termasuk jangan sampai IKN Nusantara itu untuk kepentingan konglomerasi," tegas Anggota DPD RI yang kembali terpilih pada periode 2024-2029.

Dia pun bercerita bahwa pada tahun 2019, sekitar 4 tahun sebelum Undang-Undang IKN disepakati pemerintah, DPR RI, dan DPD RI, dirinya telah menyampaikan catatan kepada media tentang pentingnya pembangunan IKN dengan konsep Badan Otorita, yang tentunya sebagai penanggungjawab pembangunannya langsung bertanggung jawab kepada Presiden.

"Konsep ini diharapkan mempercepat proses pembangunan serta mempermudah koordinasi lintas kementerian dan lembaga pemerintahan," beber Teras Narang.

Dalam catatan itu, dirinya selaku Gubernur Kalteng pada periode 2005-2015 kala itu, telah mempersiapkan Palangka Raya sebagai IKN, sesuai visi Bung Karno.

Koordinasi lintas provinsi digelar, sumber energi pendukung seperti PLTU disiapkan, desain infrastruktur transportasi Kereta Api Trans Kalimantan pun sudah disiapkan yang visinya bisa terkoneksi dengan negeri jiran Serawak dan Brunei Darussalam, hingga penyiapan sumber daya manusia.

Meski kemudian beberapa ide dan agenda pembuka IKN itu terabaikan, dan IKN bahkan lokasinya diputuskan di sisi timur, Teras Narang mengaku tak putus harapan. "Ide-ide dan beberapa program pemula yang saya sempat siapkan, saya harap dan yakin akan berlanjut pada akhirnya. Konsep itu sejak awal tidak bicara tentang kepentingan Kalteng semata, tapi juga Kalimantan, dan Indonesia pada akhirnya. Itulah alasan saya mendorong agar Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan kabinetnya mendatang, dapat memiliki tim akselerasi pembangunan IKN dan wilayah Kalimantan pada umumnya," bebernya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Olahraga
Belanda Kalahkan Serbia, Zi...
Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...

Pembangunan Bendungan Jenelata

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pembangunan Bendungan Jenelata
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.