Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penjabat Bupati Garut Pastikan Bantuan untuk para Korban Gempa Tersalurkan dengan Tepat

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Bupati Garut Pastikan Bantuan untuk para Korban Gempa Tersalurkan dengan Tepat Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin (kiri) meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa di Desa Barusasri, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024).

Garut - Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menyatakan segala bantuan yang datang dari berbagai pihak untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipastikan tersalurkan dengan benar dan tidak menyulitkan masyarakat korban bencana untuk mendapatkannya.

"Jangan sampai nanti dikumpulkan tapi tidak terdistribusi, itu saya tidak mau. Jadi yang butuh dikasih saja segera," kata Barnas usai meninjau rumah warga yang rusak akibat gempa di Desa Barusasri, Kecamatan Pasirwangi, Rabu malam.

Ia menuturkan guncangan gempa bumi bermagnitudo 5.0 di Bandung menyebabkan kerusakan bangunan rumah warga di Kabupaten Garut, sehingga rumahnya tidak bisa ditempati karena bahaya.

Adanya pihak yang terdorong untuk memberikan bantuan bagi korban bencana alam itu, kata dia, harus bisa dipusatkan agar bisa diatur pendistribusiannya secara jelas, sehingga yang memberikan bantuan percaya niat baiknya tersampaikan kepada masyarakat.

"Nanti juga di saat-saat sedang tanggap darurat ada bantuan, ini saya minta tersentral, jangan sampai nanti diterima terus tidak jelas, saya ingin ada kejelasan, sehingga pemberi bantuan itu puas," katanya.

Ia menegaskan seluruh jajaran yang terlibat dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, dan tidak boleh menyulitkan orang dalam menyalurkan bantuan.

"Seperti ini jangan menyulitkan orang, mudahkan orang untuk kebutuhan air minum, minimal makanan mi instan," katanya.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah saat ini terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi, salah satunya menyiapkan dapur umum untuk membantu memenuhi kebutuhan makannya.

Barnas mengajak seluruh jajaran instansi, termasuk juga kecamatan, desa, masyarakat, untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi, dan dipastikan mereka tidak kesulitan makan.

"Jangan ada yang bicara sekian-sekian, dan Pak Lurah (pastikan, red) tidak boleh ada yang kelaparan, butuh beras nanti akan dikirim, pokoknya ditangani dulu," katanya.

Laporan dari situs BMKG bahwa gempa berkekuatan Magnitudo 5.0 pada Rabu pukul 09:41:08 WIB itu terjadi di 24 KM Tenggara, Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 10 KM yang dampaknya terasa sampai Kabupaten Garut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.