Pemkab Lebak kembangkan destinasi wisata guna tarik wisatawan

Senin, 16 Sep 2024, 16:15 WIB

Rangkasbitung - Pemerintah Kabupaten Lebak mengembangkan destinasi wisata guna menarik wisatawan domestik dan mancanegara sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi dan menyerap tenaga kerja masyarakat.

"Kita mengembangkan 248 destinasi wisata terdiri atas wisata budaya, wisata buatan, wisata alam dan wisata religi," kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak Luli Agustina di Rangkasbitung, Lebak , Senin.
Pemerintah Kabupaten Lebak mengembangkan destinasi wisata itu untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara, terlebih sarana transportasi angkutan begitu mudah dari Jakarta menggunakan Commuter Line Rangkasbitung - Tanahabang hanya 1,5 jam juga terdapat Bandara Soekarno-Hatta.
Kekayaan destinasi wisata itu dipastikan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan lapangan pekerjaan serta tumbuhnya pelaku UMKM.
Saat ini, kata dia, destinasi wisata alam suasana pegunungan di Citorek yang menyajikan "Negeri di atas awan", pesisir pantai laut selatan, arung jeram di Sungai Ciberang, dan air pemandian Cipanas.
Destinasi wisata budaya masyarakat Badui, wisata Seren Taun, dan wisata Festival Seni Multatuli, bahkan wisata budaya masyarakat Badui sudah mendunia.
Selain itu juga destinasi wisata buatan yakni permainan air dengan menyediakan wahana waterboom dan peluncuran, renang juga naik di atas air menggunakan ban.
Selanjutnya , destinasi wisata religi, seperti Makam Keramat Wong Sagati dan Makam Cicokel.
Kebanyakan pengelolaan destinasi wisata itu dikelola oleh masyarakat juga ada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) setempat.
"Sampai Agustus 2024 kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara mencapai di atas 700 ribu orang dari target 1,5 juta orang," katanya.
Menurut dia, perkiraan dari 700 ribu wisatawan itu dipastikan menggulirkan perputaran uang hingga miliaran rupiah dengan membelanjakan produk aneka kerajinan dan makanan.
Selama ini, pelaku UMKM tumbuh dan memberikan peningkatan ekonomi masyarakat, karena adanya destinasi wisata, seperti kerajinan tenun tradisional Badui, kerajinan tangan, cenderamata, sale pisang, kerajinan aneka makanan camilan dengan bahan baku pertanian dan perkebunan.
Selain itu juga pengelolaan ikan tangkapan untuk diproduksi kerupuk ikan, abon ikan dan bakso ikan juga gula aren.
"Kita berharap masyarakat lebih kreatif untuk mengembangkan ekonomi sehingga wisatawan domestik dan mancanegara terus mengunjungi Lebak," katanya.
Sekretaris Pemerintah Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Medi mengatakan, perajin kain tenun Badui kini tumbuh dan berkembang sehingga menyumbangkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat adat setempat.
Saat ini, perajin kain tenun Badui tercatat sekitar 2.500 unit usaha dan perputaran uang antara Rp500-700 juta per bulan.
Selain itu kain Badui juga diminati konsumendari kunjungan wisatawan ke pemukiman masyarakat Badui serta acara - acara lainnya yang dilakukan pemerintah daerah, BUMN maupun pihak perusahaan swasta.
"Kami mengapresiasi karena omzet perajin kain Badui bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.