Berpeluang Lanjutkan Pelemahan
Jumat, 13 Sep 2024, 10:56 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal, terutama perkembangan ekonomi di Amerika Serikat (AS).
Pengamat komoditas dan mata uang Lukman Leong melihat investor bakal fomus terhadap sejumlah data ekonomi AS, yakni klaim pengangguran dan inflasi tingkat produsen. Apabila ada kejutan pada hasil tersebut antara jauh lebih kuat atau lemah, lanjutnya, maka rupiah diperkirakan masih akan berkosolidasi dengan potensi melemah terbatas.
Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (13/9), bergerak di kisaran 15.400-15.500 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Kamis (12/9) sore, melemah 37 poin atau 0,24 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.439 rupiah per dollar AS. Pelemahan dipicu ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan bank sentral AS atau Fed Funds Rate (FFR) pekan depan.
"Kemungkinan hanya 25 basis poin karena inflasi tahunannya masih 2,5 persen belum mencapai target 2 persen," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova.
Rully menuturkan inflasi Indeks Harga Konsumen AS Agustus 2024 naik 0,2 persen dibanding Juli 2024 yang akan menjadi pertimbangan bank sentral AS atau The Fed untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Serunya Main Bareng Tanpa Gawai di Surabaya
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.