Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Ekonomi Warga, PT POS Indonesia Targetkan Tiga Juta UMKM pada 2024

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Ekonomi Warga, PT POS Indonesia Targetkan Tiga Juta UMKM pada 2024 Doc: ANTARA / M. Sahbainy Nasution
Ket. Vice President Corporate Communication PT Pos Indonesia Heri Nugrahanto.

Medan - PT Pos Indonesia menargetkan sebanyak tiga juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada 2024, sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan perekonomian.


"Saat ini yang sudah terdata baikby name, addressmaupun produk mencapai 2,3 juta UMKM, tahun ini kami menargetkan tiga juta UMKM," ujar Vice President Corporate Communication PT Pos Indonesia Heri Nugrahanto di Medan, Rabu.

Heri mengatakan, pihaknya selalu mendukung penuh terhadap perkembangan UMKM di Indonesia sebagai peningkatan perekonomian di wilayah ini.

lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya telah menyiapkan semua kantor Pos sebagaishowroomUMKM.

Untuk stimulus seperti, membuat UMKMcornerdanfulfillmentatau tempat penyimpanan barang sementara untuk menekan biaya logistik.

Selain itu, Pos Indonesia membuka para pelaku UMKM untuk menjadi agenda pos.

Menurut Heri, keuntungan untuk menjadi agen mendapatkan diskon 20 persen, dan bisa mengkoordinir UMKM di seputar tempat agen tersebut.

"Jadi bisa di jemput oleh pihak pos setempat, dan juga mendapatkan diskon 10 persen lagi," kata dia.

Heri mengatakan untuk menjadi agen pos tersebut tidak dikenakan biaya, hanya saja harus memiliki komputer,wifi, timbangan dan lainnya sebagai tempat pendukung.

Hal ini sebagai upaya Pos Indonesia untuk memudahkan para pelaku UMKM di daerah manapun dalam mengirim barang dan lainnya kepada pembeli.

Di sisi lain, Di usianya yang ke-278 tahun, Pos Indonesia atau PosIND terus melakukan transformasi bisnis melalui berbagai inovasi layanan logistik dan kurir menjadi perusahaan logistik nasional.

Langka transformasi bisnis yang dilakukan Pos Indonesia sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Berbagai langkah transformasi yang telah dilakukan terutama pada digitalisasi produk, diversifikasi, serta penggunaan teknologi otomasi untuk menunjang layanan kurir dan logistik yang cepat dan efisien.

Pos Indonesia tak lagi hanya perusahaan kurir yang melakukan pengiriman surat atau dokumen semata, tetapi juga mencakup layanan logistik antar daerah dan negara, layananremitansi, financial,dan lainnya.

salah satu Bentuk inovasi yang dilakukan oleh PosIND adalah membuka Pos Bloc di sejumlah kota besar di Indonesia, salah satunya yaitu Pos Bloc Medan.

Pos Bloc adalah komitmen PosIND memberikan ruang kreatif bagi masyarakat baik pelaku usaha, komunitas, dan kalangan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

26 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.