- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korban Tewas Meningkat Jad...
Korban Tewas Meningkat Jadi 18 Orang Akibat Banjir di Maroko
Selasa, 10 Sep 2024, 16:32 WIBRABAT - Jumlah korban meninggal dunia akibat banjir yang disebabkan oleh hujan lebat di Maroko tenggara meningkat menjadi 18 orang, kata pihak berwenang setempat pada Senin (9/9).
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri Maroko mengatakan korban jiwa disebabkan oleh badai hebat dan banjir.
Dikatakan bahwa 10 orang tewas di provinsi Tata, dua orang di Tiznit, tiga di Errachidia termasuk dua orang asing, dua lainnya di Tinghir, termasuk satu orang asing, dan satu orang tewas di Taroudant.
Kemendagri Maroko menambahkan bahwa empat orang masih hilang di provinsi Tata.
Sebelumnya, juru bicara Kemendagri, Rachid El-Khalifi, mengatakan bahwa curah hujan yang tercatat dalam dua hari terakhir mencapai hampir setengah dari curah hujan tahunan di wilayah tersebut.
Banjir tersebut telah menghancurkan 24 rumah, merusak sebagian 16 lainnya, serta menyebabkan kerusakan pada 93 jalan, sehingga memutuskan transportasi.
Selain itu, jaringan listrik, pasokan air minum, dan jaringan telepon juga terdampak. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Pascabanjir di wilayah Solo dan Sukoharjo
-
Pemprov DKI Beri Santunan dan Jamin Pendidikan Anak Korban Tabrakan KRL-Argo Bromo
-
Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Pentingnya Keadilan Informasi bagi Masyarakat Adat
-
Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
-
Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya
-
Sebanyak 391 Calon Haji Indonesia Kloter Pertama Diberangkatkan ke Tanah Suci
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.