Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak yang Ibunya Jadi Korban KDRT Didampingi

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak yang Ibunya Jadi Korban KDRT Didampingi Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Polisi menampilkan tempat kejadian perkara (TKP) penganiayaan oleh tersangka AS pada istrinya hingga tewas dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (4/9).

JAKARTA - Anak dari seorang ibu yang menjadi korban penganiayaan hingga tewas akan terus didampingi secara psikologis. Wanita tersebut berinisial FF. Dia tewas karena dianiaya oleh suaminya, AS. FF tinggal di Jalan Sepat RT 08/02 Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Perlindungan anak tersebut akan dilayani Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Jakarta. "Kami mendampingi untuk dukungan psikologis terhadap keluarga, terutama anak korban," jelas Kepala Dinas PPAPP Provinsi Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, di Jakarta, Jumat.

Anak (3) ini juga menjadi saksi. Kini dia diasuh neneknya. Miftahulloh beserta jajaran mengaku prihatin dan berbela sungkawa atas peristiwa ini. Dia mendoakan agar keluarga diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.

Miftah menuturkan, tim layanan PPPA telah menangani dan mendampingi anak. "Informasi tersebut diperoleh dari Puskesmas Pasar Minggu dan telah dilakukan penjangkauan asesmen awal kepada keluarga korban," ujarnya.

Tim PPPA yang menyediakan layanan hukum, psikologi, dan pendamping korban telah bersinergi bersama Polres Metro Jakarta Selatan untuk mengawal proses hukum sampai tuntas. Maka, dia juga mengajak seluruh masyarakat agar dapat peduli dengan melaporkan jika menemui kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Demikian juga kekerasan kepada perempuan dan anak di wilayah masing-masing.

"Masyarakat harus berani melapor ke PPPA agar segera mendapatkan pendampingan terutama jika melihat, mendengar, bahkan mengalami kekerasan fisik, psikis, seksual maupun penelantaran," ujarnya. Pengaduan atau pelaporan dapat diakses 24 jam melalui "hotline" PPPA melalui nomor 081317617622.

Penganiayaan dilakukan oleh AS terhadap istrinya, FF, Rabu (4/9) pukul 00.05 WIB dini hari. Kasus KDRT tersebut dilaporkan pada hari yang sama pukul 05.23 WIB. Kini, polisi turut memberikan penyembuhan trauma terhadap anak korban agar emosinya stabil dan mencegah perubahan sikapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.