Tiga Hal Penting dari Penyelenggaraan IAF Ke-2

Jumat, 06 Sep 2024, 01:05 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan tiga hal penting yang dapat ditarik sebagai hasil dari penyelenggaraan Indonesia-Afrika Forum (IAF) Ke-2 di Bali pada 1-3 September 2024.

"Pertama, mengenai Bandung Spirit. Bandung Spirit masih terus menjadi rujukan dalam pelaksanaan kerja sama selatan-selatan," kata Retno dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).

Ket. Foto: PERTEMUAN BILATERAL -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kanan) dan Menteri Luar Negeri Latvia Baiba Braze memberikan keterangan pers usai pertemuan bilateral di Gedung Pancasila, Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (5/9). Pertemuan itu di antaranya membahas tentang investasi, infrastruktur, dan sosial budaya. — Sumber: ANTARA/Fakhri Hermansyah

Menlu mengatakan bahwa Bandung Spirit yang dihasilkan dari Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 masih relevan, bahkan menjadi pelita yang menerangi jalinan kerja sama di antara negara-negara selatan.

"Bandung Spirit bukan hanya masih relevan, namun menjadi lebih relevan dan bahkan menjadi pelita yang menerangi jalan kerja sama di antara negara-negara selatan," ujarnya.

Kedua, kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, sebagaimana yang menjadi harapan dari negara-negara Afrika.

Retno mengatakan bahwa kemitraan yang saling menguntungkan dan tidak terkait dengan ambisi geopolitik menjadi alternatif kerja sama.

Menurut Retno, Afrika adalah benua yang penuh harapan dengan memiliki jumlah penduduk besar, muda, dan memiliki sumber daya manusia yang besar pula. "Rata-rata keinginan kerja sama mereka di bidang peningkatan perdagangan, peningkatan investasi, terutama pada pembangunan, infrastruktur, industri hilir, pertanian, energi, kesehatan, dan lain-lain," ucapnya.

Ketiga, kerja sama pembangunan. Retno mengatakan bahwa pengembangan kapasitas yang diharapkan oleh negara-negara Afrika, antara lain di bidang pertanian dan industri hilir. "Guna memberikan impact yang lebih besar maka kerja sama triangular menjadi salah satu pilihan yang tepat," tuturnya.

Retno menjelaskan bahwa penyelenggaraan IAF Ke-2 ditutup dengan high note, dengan naiknya angka deliverables atau kerja sama konkret senilai 3,5 miliar dollar AS, yang terdiri atas sektor energi, kesehatan, pangan, infrastruktur, dan industri strategis.

Menlu menambahkan kesepakatan bisnis IAF Ke-2 itu melonjak tinggi dibanding IAF Ke-1 yang diselenggarakan tahun 2018, dengan kesepakatan bisnis senilai 586 juta dollar AS.

Dia juga menambahkan beberapa memorandum of understanding (MoU) turut ditandatangani pada IAF Ke-2, antara lain MoU pengelolaan panas bumi dan tenaga matahari, serta MoU kerja sama farmasi dan transfer teknologi vaksin. "Dan LoI (letter of intent) pembelian dan perawatan pesawat oleh Republic Democratic Kongo dan juga dengan Senegal," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.