Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lawatan Paus Fransiskus Bisa Dongkrak Kunjungan Wisman ke DIY

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 02:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lawatan Paus Fransiskus Bisa Dongkrak Kunjungan Wisman ke DIY Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus melambaikan tangan saat menyapa jemaat yang menghadiri misa akbar, di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Yogyakarta - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meyakini lawatan pemimpin umat Katolik dunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus ke Indonesia bakal mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi ini.

Ketua GIPI DIY Bobby Ardiyanto, di Yogyakarta, Kamis, mengatakan masyarakat dunia bakal memperhatikan berbagai potensi yang ada di Indonesia, termasuk pariwisata di DIY.

"Pariwisata di Bali, Yogyakarta, atau mungkin daerah-daerah yang lain di Indonesia akan dilihat masyarakat seluruh dunia," kata dia.

Dia menilai Yogyakarta bisa menyedot perhatian wisatawan asal Vatikan atau negara-negara Eropa lainnya, mengingat banyak destinasi wisata rohani atau religi umat Katolik yang bisa dikunjungi di wilayah ini.

Sejumlah wisata religi itu, antara lain Candi Ganjuran di Kompleks Gereja Katolik Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran, Bantul.

Selain itu, ada pula Gua Maria Sendangsono di Kabupaten Kulon Progo yang dikelola Paroki Santa Maria Lourdes, serta beragam destinasi lain yang menarik dikunjungi.

Menurut Bobby, kunjungan Paus Fransiskus adalah momentum penting sebagai pintu masuk wisatawan internasional, sehingga tidak boleh terlewatkan. "Sehingga untuk menarik wisatawan dari Italia atau Filipina sebenarnya sangat mampu," ujar dia.

Karena itu, dia menuturkan selama agenda kunjungan tokoh dunia itu di Tanah Air, kata dia, promosi pariwisata di Indonesia termasuk DIY perlu dioptimalkan.

Bobby berharap Kementerian Pariwisata bersama pemangku kepentingan terkait mampu mengonversi momen kunjungan Paus menjadi satu pintu masuk promosinya Indonesia di level internasional.

"Pemda DIY juga dapat mengambil momentum ini menjadi satu promosi yang positif, sehingga ini benar-benar bisa menjadi 'trigger' (pemicu) untuk promosi pariwisata Yogyakarta ke depan," ujar dia pula.

Demi menangkap potensi wisatawan mancanegara yang dipicu kunjungan Puas Fransiskus, Bobby berharap rencana penambahan penerbangan internasional di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) segera direalisasikan.

Menurut dia, tidak ada lagi alasan teknis untuk menunda rencana itu, sebab secara kapasitasYIA sudah lebih dari cukup.

"Memang dampak langsung kunjungan Paus Fransiskus saat ini belum ada bagi pariwisata DIY. Akan tetapi nanti pasti akan ada dampak yang luar biasa karena di manapun seluruh dunia pasti melihat perjalanan Paus ini," kata dia.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan ketiga kalinya, setelah Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Paus Fransiskus melakukan perjalanan apostolik ke kawasan Asia-Pasifik selama 3-13 September 2024, untuk mengunjungi empat negara, yakni Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Perjalanan selama 11 hari itu akan menjadi lawatan paling lama Bapa Suci berusia 87 tahun tersebut, sejak 11 tahun kepemimpinan atas Tahta Suci Vatikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.