LPDB-KUMKM Sebut Pembiayaan Koperasi Sektor Riil Capai Rp657 Miliar
Kamis, 05 Sep 2024, 18:30 WIBJAKARTA - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) mencatat telah melakukan penyaluran sebesar Rp657 miliar untuk pembiayaan koperasi di sektor riil hingga akhir Agustus 2024.
"Mengenai koperasi yang sektor riil, pertama kali kami cuman memberikan pembiayaan ke sektor riil cuma Rp52 miliar, (tetapi) per akhir Agustus Rp657 miliar," kata Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo saat memberi sambutan dalam LPDB KUMKM Expo Semarak 18th di Jakarta, Rabu (4/9).
Supomo mengaku keberhasilan lembaganya dalam memberikan layanan terbaik bagi koperasi di Indonesia tidak terlepas dari dukungan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). Meski begitu, dia tidak merinci jumlah koperasi yang telah dibiayai hingga saat ini.
Lebih lanjut, Supomo menyatakan bahwa LPDB-KUMKM mampu mencapai keberhasilan tersebut berkat arahan dan dukungan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.
Dia menambahkan bahwa Menteri Teten tidak pernah melakukan intervensi langsung dalam operasional LPDB-KUMKM.
Sebaliknya, Teten memberikan dukungan yang kuat melalui Peraturan Menteri Koperasi (Permenkop) Nomor 4 Tahun 2020, yang dianggap sebagai "senjata" utama dalam meningkatkan kinerja LPDB-KUMKM.
"Senjata kami ada dua, kenapa kita berhasil? Satu karena kita punya senjata Permenkop 4 Tahun 2020, yang kedua Pak Teten (Menteri UKM) sangat suport dan tidak pernah mengintervensi kami semuanya," terang Supomo.
Dia juga mengaku bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan kredibilitas lembaga sesuai dengan arahan yang diberikan.
"Kami menyatu, menyadari bahwa pentingnya yang namanya kita mengelola koperasi dengan baik," tuturnya.
LPDB-KUMKM menargetkan mampu menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,85 triliun pada 2024. Penyaluran dana itu bakal dilakukan melalui dua pola yakni, konvensional sebesar 60 persen serta syariah sebesar 40 persen.
Sehingga dari dana bergulir sebesar Rp1,85 triliun, Rp600 miliar di antaranya untuk sektor riil. Sedangkan Rp1,25 triliun untuk simpan pinjam.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memberikan apresiasi atas prestasi LPDB-KUMKM dan meminta lembaga itu untuk terus menjaga kepercayaan pembiayaan koperasi dan memberikan dampak sosial ekonomi tinggi.
"Terus tingkatkan dan berikan dampak sosial ekonomi yang tinggi bagi koperasi di Indonesia," ujar Teten.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu
-
Pemerintah Kota Tangerang Berkomitmen Permudah Perizinan Berusaha
-
Luxpawn Buka Lounge Kedua di Jakarta, Perluas Akses Pembiayaan Berbasis Aset Mewah
-
Rawan Kecelakaan, KAI akan Tutup 1.404 Perlintasan Sebidang dengan Portal Otomatis
-
Hancur Diterjang Badai, Sektor Pertanian Filipina Rugi 4,1 Miliar Peso
-
Absurd Banget! Pria Nekat Rampok Pegadaian di Kebon Jeruk Pakai Pistol Mainan, Gara-gara Terlilit Utang!
-
Telan Korban Jiwa, Bupati Sumbawa Pastikan Aktivitas Tambang Ilegal Disetop
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.