Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komandan Paspampres Tegaskan Pengamanan Paus Fransiskus Tetap Ketat dan Maksimal

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komandan Paspampres Tegaskan Pengamanan Paus Fransiskus Tetap Ketat dan Maksimal Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Paus Fransiskus (tengah) turun dari pesawat setibanya dari Vatikan di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (3/9/2024).

Jakarta - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Achiruddin memastikan pengamanan terhadap Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus selama perjalanannya di Indonesia tetap ketat dan maksimal.

Achiruddin merespons soal mobil yang digunakan Paus Fransiskus selama agenda kunjungan kenegaraan di Indonesia bukan mobil anti peluru.

"Walaupun mobil yang dipakai bukanlah mobil anti peluru, namun pengamanan Paus Fransiskus selama diperjalanan tetap dilaksanakan secara ketat dan maksimal," kata Achiruddin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Adapun, kata dia, mobil yang digunakan Paus Fransiskus tersebut merupakan permintaan langsung dari pihak Vatikan yang menginginkan mobil simpel dan sederhana.

"Untuk mobil yang digunakan oleh Paus Fransiskus menyesuaikan dengan permintaan dari pihak Vatikan yang menginginkan kendaraan yang simpel, sederhana, dan umum," ungkapnya.

Kendati demikian, ia menegaskan Paspampres tetap memberikan pengamanan maksimal terhadap Paus Fransiskus sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang berlaku.

"Kami menyesuaikan dengan permintaan tersebut. Namun, pengamanan yang Paspampres berikan tetap maksimal sesuai dengan SOP yang berlaku. Semua faktor kami antisipasi dan berikan pengamanan secara maksimal terhadap objek VVIP Paus Fransiskus," ucap Achiruddin.

Paus Fransiskus yang merupakan Pemimpin Takhta Suci Vatikan telah tiba di Indonesia pada Selasa hari ini. Kemudian, Paus Fransiskus pada Rabu (4/9) dijadwalkan berkunjung ke Istana Merdeka, Jakarta dan dia bakal disambut oleh Presiden RI Joko Widodo.

Setelah itu, Paus Fransiskus akan melanjutkan agendanya bertemu jemaat di Katedral dan jemaat Katolik Muda Grha Pemuda.

Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik se-Dunia itu pada Kamis (5/9) dijadwalkan berkunjung ke Masjid Istiqlal di Jakarta, kemudian pada pukul 17.00 WIB, dia bakal memimpin misa suci akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Terakhir, pada Jumat (6/9), Paus Fransiskus bakal meninggalkan Jakarta menuju Port Moresby, Papua Nugini. Dia berangkat ke Port Moresby dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.