Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tanah Datar Ungkap Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi

📅 Senin, 02 Sep 2024, 16:10 WIB | Oleh:
Pemkab Tanah Datar Ungkap Strategi Jangka Panjang Kendalikan Inflasi Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Seorang petani bawang merah menyemprotkan pupuk cair di areal pertanian di Kabupaten Solok.

Padang -- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap strategi jangka panjang dalam mengendalikan laju inflasi selama beberapa tahun terakhir.

"Pertama, Kabupaten Tanah Datar menjaga pasokan kebutuhan pokok di daerah kita dulu," kata Bupati Tanah Datar Eka Putra di Padang, Sumatera Barat, Senin.

Eka Putra mengatakan dalam lima tahun terakhir, Kabupaten Datar selalu berhasil mengendalikan laju inflasi bahkan menjadi yang terbaik di Pulau Sumatera.

Selain menjaga kebutuhan pokok seperti beras, cabai, sayur-sayuran dan sejenisnya pemerintah daerah juga menjalankan kebijakan khusus bagi petani untuk menekan laju inflasi.

Kebijakan tersebut yakni memperkecil biaya produksi petani dengan cara menjalankan program bajak gratis untuk lahan kering maupun lahan basah milik petani di Kabupaten Tanah Datar.

Eka mengatakan biaya gratis tersebut meliputi biaya operator yang ditanggung oleh pemerintah daerah. Kemudian, seluruh biaya bahan bakar mesin bajak juga ditanggung Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyiapkan alat dan mesin pertanian gratis bagi petani yang tidak memiliki sarana tersebut. Dengan menerapkan tiga cara itu, maka biaya yang dikeluarkan petani jauh lebih kecil.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga menyiapkan program asuransi bagi petani padi.

Asuransi yang bekerja sama dengan Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo tersebut ditujukan untuk membantu petani ketika terjadi gagal panen akibat hama tikus dan sejenisnya.

Tidak hanya itu, dinas terkait juga secara rutin melakukan operasi pasar untuk menjamin stabilitas harga pangan tetap terkendali, serta menghindari adanya penumpukan komoditas tertentu oleh pedagang.

Pada kesempatan itu, Eka menjelaskan Kabupaten Tanah Datar juga memiliki bawang merah varietas lokal yang dinamai Sumbu Marapi.

Bawang tersebut bisa tumbuh 400 hingga 700 meter di atas permukaan laut.

Pengembangan varietas lokal ini diharapkan menjadi solusi untuk mencegah kekurangan pasokan bawang ketika musim paceklik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.