Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI: Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp6,21 Triliun

📅 Minggu, 01 Sep 2024, 17:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI: Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp6,21 Triliun Doc: ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
Ket. Logo Bank Indonesia (BI) Jakarta.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih di pasar keuangan domestik mencapai Rp6,21 triliun selama periode 26-29 Agustus 2024.

"Nilai tersebut terdiri dari aliran modal asing masuk bersih di pasar saham, Surat Berharga Negara (SBN), dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) masing-masing sebesar Rp3,89 triliun, Rp0,76 triliun, dan Rp1,56 triliun," ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (30/8).

Dengan demikian, sejak 1 Januari 2024 hingga 29 Agustus 2024, total modal asing masuk bersih di SRBI mencapai Rp187,66 triliun, di pasar saham Rp12,79 triliun, dan di pasar SBN Rp9,20 triliun.

Pada semester II-2024, berdasarkan data setelmen sampai dengan 29 Agustus 2024, modal asing masuk bersih di SRBI tercatat sebesar Rp57,31 triliun, di pasar SBN sebesar Rp43,15 triliun, dan di pasar saham Rp12,45 triliun.

Selanjutnya, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 30 Agustus 2024 sebesar 65,87 basis poin (bps), turun dibandingkan per 23 Agustus 2024 yang sebesar 66,86 bps.

Rupiah di awal perdagangan Jumat (30/8) dibuka pada level Rp15.415 per dolar AS, melemah daripada penutupan perdagangan Kamis (29/8) yang sebesar Rp15.410 per dolar AS. Indeks dolar AS menguat ke level 101,34 di akhir perdagangan Kamis (29/8).

Imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun naik ke 6,75 persen. Sedangkan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun meningkat ke level 3,862 persen.

BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.