Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PAM Jaya Dibantu Air Jatiluhur

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
PAM Jaya Dibantu Air Jatiluhur Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Direktur Utama Perumda PAM JAYA Arief Nasrudin

JAKARTA - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya mendapat tambahan pasokan air dari waduk Jatiluhur sebanyak 208 liter per detik mulai 20 Oktober. Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya memenuhi target 100 persen pelayanan air bersih bagi masyarakat Jakarta.

"Meskipun kondisi air tetap sama setelah PAM Jaya mengambil alih operasional dari dua mitra swasta, kami memaksimalkan proses produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air," ujarnya, Jumat. PAM Jaya dalam rangka memperluas layanan, sambung Arief, telah menambah 29.000 lebih sambungan rumah sejak tahun lalu.

Dia menargetkan sebanyak 69.000 sambungan rumah hingga akhir tahun ini. Selain itu, dia juga telah merampungkan pembangunan reservoir komunal tujuh unit dengan total kapasitas 2,3 juta liter. Ini dilakukan dalam rangka pemerataan distribusi air. "Jumlah ini akan bertambah menjadi 13 reservoir komunal hingga akhir tahun," ucap Arief.

PAM Jaya berupaya untuk melayani hingga 100 persen pada tahun 2030. Arief mengaku tantangan yang dihadapi tidak mudah, mengingat kondisi Jakarta yang sudah sangat padat, sehingga menyebabkan pembangunan fasilitas air seringkali mengganggu kenyamanan masyarakat.

Namun, dia mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk sumber-sumber air yang masuk ke Jakarta. Dia berharap dukungan masyarakat tetap kuat demi memastikan kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta dapat terpenuhi.

"Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, karena secara teknis perkotaan ini tidak mudah," jelas Arief. Alasanya, kotanya sudah padat duluan daripada sambungan airnya. Maka, pembangunan tentu bakal membuat macet. Tapi sekali lagi tujuannya untuk memastikan kebutuhan air warga Jakarta terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.