- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkab Kepulauan Seribu Ja...
Pemkab Kepulauan Seribu Jamin Ketersediaan Air Bersih bagi Seluruh Warga
Kamis, 29 Agu 2024, 13:53 WIBJAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menjamin ketersediaan air bersih bagi seluruh warga di tujuh pulau berpenduduk melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) dan Brackish Water Reverse Osmosis (BWRO).
"Setiap pulau memiliki kapasitas yang berbeda dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi," kata Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Subanpekab) Achmad Ichsan Tasik di Jakarta, Kamis (29/8).
Ia mengatakan teknologiSWROyang mampu memurnikan air laut itu mampu memproduksi 1.867 liter per hari, dengan alokasi air bersih untuk warga masing-masing 64 liter per hari.
Sedangkan teknologi BWROdigunakan untuk memurnikan air payau menjadi air minum.
"Untuk di Pulau Harapan kami juga sudah menambahkan kapasitas tempat penampung air sehingga konsumsi air bersih warga dapat terpenuhi dengan kuantitas, kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan (4K)," kata dia
Ia menyebutkan ketujuh pulau berpenduduk yaitu Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Pulau Karya, Pulau Panggang, Pulau Tidung, Pulau Lancang, dan Pulau Untung Jawa.
Menurut Achmad, setiap pulau memiliki kapasitas yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Alhamdulillah hari ini kami sudah melakukan kunjungan dan pemeriksaan sistem IPA SWRO dan BWRO di tujuh pulau pemukiman, semua alat berfungsi dengan baik," kata dia
Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Subanpekab) melakukan monitoring Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat pulau.
Monitoring ini menindaklanjuti instruksi Bupati Kepulauan Seribu untuk memastikan sistem IPA SWRO dan BWRO di Kepulauan Seribu berfungsi dengan baik dan lancar sehingga, masyarakat Kepulauan Seribu tidak kekurangan air bersih.
Sementara Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kepulauan Seribu Mustajab mengatakan hingga kini pihaknya terus melakukan perawatan dan pengecekan rutin pada sistem IPA SWRO dan BWRO di masing-masing pulau.
Ia mengatakan prinsipnya Suku Dinas SDA akan melakukan peningkatan kapasitas apabila masyarakat membutuhkan.
"Mudah-mudah dengan upaya kami ini, kebutuhan konsumsi air bersih masyarakat pulau tidak kekurangan tiap harinya, tidak ada lagi laporan terkait air bersih," kata dia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akhir Penantian Jepang: Kapal Tanker Pertama Sukses Tembus Selat Hormuz
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Pemprov DKI gelar program operasi bibir sumbing gratis
-
HUT Jakarta 2026 ke-499: Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Umum dan Tempat Wisata 3 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.