Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu RI Bantu Pemulangan 179 Pekerja Migran Ilegal Kelompok Rentan di Malaysia

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu RI Bantu Pemulangan 179 Pekerja Migran Ilegal Kelompok Rentan di Malaysia Doc: ANTARA/HO-Kemlu RI
Ket. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) membantu pemulangan 179 pekerja migran Indonesia (PMI) kelompok rentan yang ditahan di berbagai Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Malaysia ke Indonesia pada Selasa (27/8).

Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) membantu pemulangan 179 pekerja migran Indonesia (PMI) kelompok rentan yang ditahan di berbagai Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Malaysia ke Indonesia pada Selasa (27/8).

Berdasarkan rilis Kemlu RI pada Selasa, disebutkan bahwa pemulangan tersebut difasilitasi oleh Direktorat Pelindungan WNI Kemlu, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Penang.

Pemulangan tersebut merupakan upaya pemulangan tahap kedua pada 2024. Sebelumnya, tahap pertama telah dilakukan pada 10 Juni 2024 dengan memulangkan 216 orang PMI, diikuti pemulangan 40 orang pada tahap kedua dari kloter KJRI Johor Bahru pada 11 Agustus 2024.

Para PMI tersebut disebutkan tiba di Tanah Air menggunakan enam kloter penerbangan komersial dari Kuala Lumpur dan Penang, dengan titik kedatangan di tiga bandara internasional, yaitu Soekarno-Hatta di Tangerang, Kualanamu di Medan, dan Juanda di Surabaya.

PMI yang dipulangkan terdiri dari 115 laki-laki dewasa, 55 perempuan dewasa, empat anak laki-laki, dan lima anak perempuan.

Dari jumlah itu, Sumatera Utara menjadi provinsi asal terbanyak dengan 79 orang, diikuti oleh Aceh sebanyak 29 orang dan Jawa Barat dengan 15 orang.

Sebelum dipulangkan, para WNI telah menjalani hukuman karena pelanggaran keimigrasian di Malaysia dan ditempatkan di DTI sambil menunggu proses deportasi.

Beberapa dari mereka tinggal lebih lama di DTI karena ketidakmampuan ekonomi untuk membeli tiket pulang.

Kondisi DTI yang padat dan tidak layak menyebabkan kerentanan terhadap penyakit, terutama bagi mereka yang sakit, lansia, serta ibu dan anak.

Upaya percepatan pemulangan itu dilakukan untuk mengurangi kerentanan yang dihadapi para WNI/PMI, dengan memprioritaskan lansia, ibu dengan bayi, anak, dan yang sakit.

Menurut data dari Jabatan Imigresen Malaysia per 13 Mei 2024, terdapat 3.658 WNI di berbagai DTI di Malaysia, dengan sekitar 2 ribu orang di DTI yang tersebar di wilayah Semenanjung Malaysia.

Pemerintah Indonesia terus mengimbau kepada WNI yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti prosedur resmi guna memastikan migrasi yang aman dan bertanggung jawab, serta menghindari pelanggaran hukum di negara tujuan.

Pemulangan tahap kedua kloter KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Penang tersebut merupakan hasil kerja sama antara berbagai kementerian/lembaga, termasuk Kemlu, Kementerian Sosial, BP2MI dan pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.