Wilayah Terdampak Kekeringan di Banyumas Capai 28 Desa

Rabu, 28 Agu 2024, 15:58 WIB

Purwokerto -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan wilayah terdampak kekeringan di Banyumas, Jawa Tengah, mencapai 28 desa yang tersebar di 13 kecamatan.

"Bahkan, RSUD Banyumas juga turut terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini," kata Budi Nugroho di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas sebanyak 133 tangki setara dengan 665.000 liter untuk warga di 28 desa yang terdampak kekeringan maupun RSUD Banyumas.

Selain itu, kata dia, bantuan air bersih juga disalurkan oleh PMI Kabupaten Banyumas sebanyak 44 tangki setara dengan 220.000 liter dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy sebanyak 1 tangki atau 5.000 liter.

"Jumlah warga terdampak kekeringan di 28 desa tersebut mencapai 7.575 keluarga yang terdiri atas 23.846 jiwa," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan kekeringan juga telah berdampak terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Banyumas.

Berdasarkan hasil pendataan, kata dia, selama musim kemarau tahun 2024 telah terjadi 12 kejadian karhutla di 12 desa/kelurahan dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 30,914 hektare.

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau rumput di lahan maupun hutan serta tidak membuang puntung rokok sembarangan agar tidak terjadi karhutla.

"Apalagi saat sekarang sedang puncak musim kemarau dan angin juga cukup kencang, sehingga sekecil apapun api yang dibuat akan berisiko terhadap terjadinya karhutla," kata Budi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.