Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mpox Bukan Hanya Isu Kesehatan di Afrika!

📅 Rabu, 28 Agu 2024, 17:16 WIB | Oleh:
Mpox Bukan Hanya Isu Kesehatan di Afrika! Doc: ANTARA/Anadolu/PY
Ket. ilustrasi penanganan mpox

ADDIS ABABA - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) menyatakan tidak tepat jika Mpox dianggap sebagai isu kesehatan yang hanya mempengaruhi c.

"Mpox adalah masalah kesehatan utama terutama di Afrika tetapi juga secara global," kata Direktur Jenderal Africa CDC Jean Kaseya dalam pengarahan virtual pada Selasa (27/8).

Oleh karena itu, ujarnya, Africa CDC untuk pertama kalinya telah membentuk tim manajemen insiden kontinental dan rencana respon kontinental yang menyeluruh.

Kaseya juga mengatakan kepada wartawan bahwa Africa CDC secara aktif bekerja sama dengan negara-negara anggota Uni Afrika, kepala negara, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempelopori tanggapan terpadu terhadap virus tersebut.

Hingga Senin (26/8), Africa CDC melaporkan total 22.863 kasus Mpox di 13 negara anggota Uni Afrika. Angka tersebut mencakup 3.641 kasus yang dikonfirmasi, 19.222 kasus yang diduga, dan 622 kematian.

Kaseya juga mendesak negara-negara anggota untuk memperkuat mekanisme pengawasan mereka, dengan menekankan bahwa hal itu akan membantu mengatur respons yang terinformasi dengan baik di seluruh benua.

Ia menambahkan bahwa CDC Afrika sedang berupaya mengamankan vaksin untuk mencegah penyebaran virus, dengan 250.000 dosis telah diperoleh dan sekitar 165.000 dosis lainnya masih dalam proses pengadaan.

Afrika Tengah menjadi wilayah yang paling terdampak Mpox, dengan 20.719 kasus dan 618 kematian, diikuti oleh wabah yang lebih kecil di Afrika Timur, Selatan, dan Barat.

Gabon adalah negara terbaru yang melaporkan wabah, mengonfirmasi kasus pertamanya pada 22 Agustus, yang melibatkan seorang pelancong yang kembali dari Uganda.

Meskipun Afrika Utara belum melaporkan kasus apa pun, jumlah kasus terus bertambah di tempat lain di benua itu dan menegaskan kebutuhan mendesak untuk upaya kesehatan masyarakat yang terkoordinasi, menurut Kaseya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.