Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Tertarik Tanam Modal di Penyangga IKN

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 03:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Tertarik  Tanam Modal di Penyangga IKN Doc: antara

KALIMANTAN TIMUR - Sedikitnya 12 investor dari luar negeri tertarik menanamkan modal (investasi) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai daerah mitra dan penyangga Kota Nusantara (IKN).

Pemerintah kabupaten berupaya menarik investor di daerah mitra Kota Nusantara, jelas Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun di Penajam, dengan menggelar Expo IKN untuk memamerkan potensi investasi di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

"Dalam ekspo yang diadakan 15-18 Agustus 2024 itu hadir perusahaan asing melihat peluang investasi yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara," tambahnya.

Para investor luar negeri itu tertarik menanamkan modal di Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, dengan beragam sektor investasi yang cukup menjanjikan sebagai daerah mitra ibu kota baru Indonesia.

Sektor investasi yang banyak dilirik antara lain, peternakan, pelabuhan, pertanian cerdas berbasis teknologi (smart farming), logistik, properti, usaha mikro kecil menengah (UMKM), pariwisata, dan pengembangan rumah sakit.

Sedikitnya 12 investor dari negara China, Korea Selatan dan Australia menyatakan berminat menanamkan modal pada sektor tersebut, kata dia, melihat peluang bisnis cukup menjanjikan di kabupaten daerah mitra Kota Nusantara.

"Para investor menanyakan kesiapan ketersediaan tenaga kerja dan kepastian hukum ketika tanamkan modal di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara sudah bersiap memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi investor dengan regulasi dalam bentuk peraturan daerah, untuk sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan agar masyarakat siap kerja.

Investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara terlihat menggeliat sejak sebagian wilayah yakni, Kecamatan Sepaku ditetapkan sebagai kawasan inti pusat pemerintahan ibu kota baru Indonesia di Provinsi Kaltim.

Target investasi sektor penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada 2024, menurut dia, 4 triliun rupiah dan hingga kini realisasi mencapai 90 persen, diharapkan dapat tercapai 100 persen hingga akhir 2024.

Pada 2022 target investasi 1 triliun rupiah dan hingga akhir 2022 tercapai sekitar 1,39 triliun rupiah atau melampaui target, 2023 target investasi dinaikkan menjadi 2,6 triliun rupiah, dengan realisasi hingga akhir 2023 hanya 2,1 triliun rupiah.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kaltim, sedang melakukan kajian tentang pusat pertumbuhan wilayah baik terkait ekonomi dan lainnya, sebagai langkah mengambil peran seiring sebagai daerah penyangga IKN. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.