Dubes Inggris untuk RI Sebut Ini Tiga Cara guna Kurangi Emisi Karbon
Minggu, 25 Agu 2024, 04:15 WIBJakarta - Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengatakanmeninggalkan batu bara dan beralih ke energi terbarukan adalah satu dari tiga cara yang diterapkan Inggris untuk mengurangi emisi karbon.
Dia menyampaikan hal tersebut dalam acara Indonesia Net-Zero Summit (INZS) 2024 "S.O.S Neraka Bocor:Climate Avengers Assemble!" yang diselenggarakanForeign Policy Community of Indonesia(FPCI) di Jakarta, Sabtu.
Dubes Jermeymengatakan dalam praktiknya, dekarbonisasi berarti ada ratusan ribu pekerjaan hijau.
"Tidak ada lagi pembangkit listrik tenaga batu bara di Inggris Raya setelah tahun ini, dan itu juga berarti pertumbuhan ekonomi, yang sangat penting bagi pemerintah untuk diberikan kepada rakyatnya," katanya.
Cara kedua, Inggris memiliki sistem tindakan yang tidak memungkinkan politisi untuk ikut campur, yaitu komite perubahan iklim independen yang terdiri dari para ilmuwan dan pakar, katanya.
"Mereka menetapkan anggaran karbon untuk seluruh perekonomian," kata Dubes Jermey menambahkan.
Yang ketiga, kata Dubes Jermey, adalah Inggris kembali merangkul alam karena alam menyediakan beberapa cara termurah dan terbaik untuk mengatasi perubahan iklim.
"Di Indonesia, Anda melakukannya dengan penanaman kembali hutan bakau. Anda melestarikan hutan. Anda menanam kembali hutan," katanya.
Dubes Jermey menambahkan bahwa Inggris telah berkomitmen pada aturan "30x30", yaitu melindungi lahan dan lautan masing-masing sebanyak 30 persen pada 2030 dan memulihkan kembali ekosistem alami tersebut.
Kebijakan yang tepat harus diambil berdasarkan bukti, data, dan ilmu pengetahuan, katanya.
Selain kebijakan, politik dan ilmu pengetahuan yang tepat, lanjut Dubes Jermey, diperlukan juga orang-orang yang peduli untuk mengatasi perubahan iklim.
"Orang-orang di Inggris, mereka memilih aksi iklim karena beberapa komunikator luar biasa yang benar-benar membuat kita peduli," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Asia Pacific Coatings Show 2026 Dibuka Besok di JIExpo Jakarta
-
Penutupan Muktamar Nahdlatul Ulama di Jombang
-
Jagung SPHP Mengalir, Bulog Catat Distribusi 159,3 Ribu Ton
-
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara, Dampak Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau.
-
Bukan Sekadar Bumbu Tempe! Kemendikti Ungkap Alasan Ragi Tempe Harus Dilindungi
-
"Spider-Man" Untung Besar di Box Office Amerika Utara
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk ke-3 Setelah Kinshasa Kongo dan Kuching Malaysia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.