BNPB Verifikasi Usulan Rehabilitasi Jembatan Pascabanjir di Mukomuko
Minggu, 25 Agu 2024, 17:02 WIBMUKOMUKO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memverifikasi usulan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi dua jembatan yang rusak pascabanjir di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
"Kalau detail engineering design (DED) dan gambar rencana pembangunan jembatan sudah kami sampaikan ke BNPB, tinggal lagi BNPB melakukan verifikasi usulan tersebut," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko, Minggu.
Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui BPBD sebelumnya mengusulkan anggaran sekitar Rp31 miliar untuk pembangunan dua jembatan yang rusak parah akibat banjir ke BNPB.
Ia mengatakan, pihak BNPB melakukan Verifikasi dari hasil DED dan gambar rencana pembangunan yang diajukan oleh instansi ini.
"Gambar rencana pembangunan kita akan mempresentasikan kepada pihak BNPB dan tim pusat lainnya, setelah itu mereka verifikasi baik dari segi harga dan lainnya," ujarnya.
Ia mengatakan, pihak BNPB selain melakukan verifikasi hasil DED dan gambar rencana pembangunan, mereka juga melakukan pengecekan harga bahan.
Hasil dari pengecekan struktur tanah di lokasi tersebut sebagai salah satu persyaratan untuk mengusulkan pembangunan jembatan di Desa Pondok Lunang.
Sebelumnya pihaknya mengusulkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana kepada BNPB sebesar Rp31 miliar.
Ia menyebutkan, ada beberapa lokasi infrastruktur rusak akibat bencana alam di daerah itu, namun fokus pada dua lokasi, yakni jembatan di wilayah Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit, dan jembatan di Desa Makmur Jaya.
Usulan dalam rehabilitasi rekonstruksi ke BNPB secara proses administrasi e-konsul, rekomendasi dan telaah dari BPBD provinsi sudah selesai.
Ia menyebutkan, ada beberapa infrastruktur yang diusulkan, yakni rekonstruksi jembatan Desa Pondok Lunang dan rekonstruksi pengaman jembatan Sungai Air Hitam Desa Makmur Jaya Kecamatan Air Rami, dan jembatan di Desa Makmur Jaya. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Opik
Berita Terkait:
-
Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
-
Bukan Sekadar Destinasi Wisata, Bontang Kuala: Ruang Hidup yang Harmoni Antara Manusia dan Alam
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
-
Modus Pipa Besi dan Selang! Tiga Pengoplos Gas Elpiji Subsidi di Karawang Digulung Polisi
-
Siap Tempur, Gelandang Marc Klok Antusias Jalani Latihan Bersama Persib Bandung
-
Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.