Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Masyarakat Harus Terus Waspada Akan Gempa Megathrust

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Masyarakat Harus Terus  Waspada Akan Gempa Megathrust Doc: antara
Ket. Kepala BMKG Wilayah II Hartanto.

BMKG meminta masyarakat untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan akan potensi gempa Megathrust yang ancamannya nyata, tetapi tidak bisa diprediksi kapan terjadi.

PEKALONGAN - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II mengatakan Pemerintah Kota Pekalongan dan masyarakat tidak perlu panik terkait dengan adanya isu gempa Megathrust.

"Pemerintah daerah dan warga tidak terlalu panik. Akan tetapi, kami mengimbau perlu meningkatkan pengetahuan terhadap potensi kegempaan," kata Kepala BMKG Wilayah II Hartanto di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (23/8).

Ia mengungkapkan bahwa potensi Megathrust memang nyata adanya, tetapi belum ada pengetahuan dan teknologi yang dapat memprediksikan kapan akan terjadinya dan berapa kekuatan gempa itu.

Kota Pekalongan berada di sisi utara Pulau Jawa, kata dia, berada di sebelah Selatan Megathrust dan sebelah barat Megathrust adalah Pulau Sumatera.

Dikatakannya, dari sisi lokasinya memang di sebelah selatan tetapi potensi terhadap gempanya untuk wilayah Megathrust yang berkekuatan sekitar magnitudo 8,7 bisa terkena dampak guncangannya bukan dampak daripada gempa itu.

"Oleh karena itu, kami akan terus melakukan antisipasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa mereka hidup di wilayah yang mempunyai kerentanan terhadap potensi seisme sehingga warga diharapkan dapat melakukan kesiapsiagaan terutama daerah yang potensi gempa," katanya.

Hartanto mengatakan isu Megathrust potensinya nyata adanya tetapi kapan terjadi dan berapa kekuatannya belum ada teknologi dan pengetahuan yang bisa memprediksi. "Jadi, yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan pengetahuan terhadap potensi gempa," katanya.

Tingkatkan Kewaspadaan

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat tiga kecamatan di wilayah selatan berpotensi terdampak tsunami dengan ketinggian air setinggi 18-26 meter ketika gempa bumi 8,7 magnitudo melanda pantai selatan Cianjur.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Kusmana Wijaya di Cianjur Jumat, mengatakan meski berpotensi namun pihaknya mengimbau warga di pesisir selatan agar tidak panik dan tetap waspada segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadinya bencana.

"Berdasarkan peta bahaya tsunami yang diperoleh dari BMKG terdapat tiga wilayah yang berpotensi terdampak bencana tsunami, Kecamatan Cidaun, Sindangbarang, dan Agrabinta dimana terdapat 18 desa, sehingga warga diminta untuk waspada," katanya.

Bahkan pihaknya sudah menempatkan sekitar 90 orang Relawan Tangguh Bencana (Retana) di sepanjang pesisir pantai selatan untuk melakukan pengawasan, pelaporan dan tindakan cepat dengan mengevakuasi warga ketika melihat tanda alam akan terjadinya bencana alam tsunami.

Potensi bencana tsunami diprediksi apabila gempa bumi berkekuatan 8,7 magnitudo terjadi di laut selatan Cianjur, dengan dampak luas dapat merusak seluruh pantai dan perkampungan warga, namun sejak jauh hari pihaknya sudah melakukan berbagai upaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.