Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Djokovic Targetkan Rekor Grand Slam di US Open

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Djokovic Targetkan Rekor Grand Slam di US Open Doc: ANTARA/AFP/Carl de Souza
Ket. Petenis Serbia Novak Djokovic mencium medali emasnya upacara penyerahan medali untuk nomor tunggal putra Olimpiade Paris 2024 di Lapangan Philippe-Chatrier, Roland Garros, Paris, Prancis, Minggu (4/8/2024).

Jakarta - Novak Djokovicyang bersemangat dengan kemenangan emosionalnya di Olimpiade menargetkan rekor baru Grand Slam di US Open yang akan berlangsung mulai Senin (26/8), sementara saingannya dalam meraih gelar Jannik Sinner tiba di New York dengan dirundung pertanyaan seputar positif tes doping.

Juara bertahan Djokovic bisa jadi juara era Open tertua di turnamen tersebut jika ia mengamankan gelar kelima, menyamai Jimmy Connors, Pete Sampras, dan Roger Federer.

Petenis berusia 37 tahun itu juga akan meraih 25 kemenangan Grand Slam, melampaui 24 kemenangan yang saat ini ia pegang -- jumlah yang sama dengan Margaret Court.

Turnamenmajorterakhir tahun ini tersebut menjadi momen yang kritis bagi Djokovic.

Ia tidak dapat mempertahankan gelar Australian Open yang direbut oleh Sinner, yang juga mengambil peringkat nomor satu dunia dari tangannya.

Sementara, Carlos Alcaraz meraih gelar French Open, kemudian mengalahkan Djokovic pada final Wimbledon.

Namun, Djokovic kembali ke lapangan tanah liat Roland Garros untuk mengejutkan Alcaraz di final Olimpiade.

Kemenangannya di Paris itu membuatnya menjadi petenis kelima yang menyelesaikan karier Golden Slam di empat turnamenmajordan medali emas Olimpiade.

Kemenangan tersebut juga membungkam keraguan banyak orang yang menganggap petenis Serbia itu sebagai petenis yang lemah di era baru di mana Sinner yang berusia 23 tahun dan Alcaraz yang berusia 21 tahun terus menjadi pusat perhatian.

Djokovicyang menjalani operasi pada lutut kanannya pada Juni menggambarkan kemenangannya di Olimpiade sebagai "kesuksesan olahraga terbesarnya."

Kemenangan itu juga merupakan gelar ke-99 dalam karier profesionalnya.

"Pada usia 37 tahun dan menghadapi pemain berusia 21 tahun yang mungkin merupakan pemain terbaik di dunia saat ini, memenangi Roland Garros dan Wimbledon berturut-turut, saya dapat mengatakan bahwa ini mungkin adalah kesuksesan olahraga terbesar yang saya pernah miliki," kata Djokovic, seperti disiarkan AFP, Kamis.

Di sisi lain, Sinner tiba di Grand Slam terakhir musim ini setelah merebut gelar Cincinnati Masters.

Namun, kemenangan itu dibayang-bayangi dengan kabar bahwa ia bebas dari tuduhan setelah dua kali dinyatakan positif menggunakan zat terlarang di awal musim.

Sinner dinyatakan positif menggunakan clostebol, steroid anabolik yang dilarang oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Namun dia lolos dari larangan jangka panjang setelah Badan Integritas Tenis Internasional (ITIA) menerima penjelasannya bahwa zat tersebut terdeteksi akibat kontaminasi dari anggota tim pendukung.

"Saya sekarang akan melupakan masa yang penuh tantangan dan sangat disayangkan ini," kata Sinner.

Lampu hijau bagi Sinner untuk dapat terus berkompetisi dianggap "konyol" oleh petenis Australia Nick Kyrgios.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.