Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Manunggal Membangun Desa di Kudus Bangun Jembatan dan Jalan Beton 230 Meter

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 19:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Manunggal Membangun Desa di Kudus Bangun Jembatan dan Jalan Beton 230 Meter Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Pj Bupati Kudus M Hasan Chabibi didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Inf. Andreas Yudhi Wibowo saat menandatangani prasasti penutupan program TMMD Sengkuyung tahap III di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Kamis (22/8/2024).

Kudus - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun 2024 Kodim 0722/Kudus, Jawa Tengah, telah membangun jembatan sepanjang 12 meter dan jalan betonisasi sepanjang 230 meter.

"Dengan dibangunnya jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 3 meter dan jalan beton tersebut, diharapkan bisa memberikan dampak yang baik dalam perekonomian masyarakat setempat," kata Dandim 0722/Kudus Letkol Inf. Andreas Yudhi Wibowo saat penutupan program TMMD Sengkuyung tahap III di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Kamis.

Selain itu, kata dia, program pembangunan jembatan dan jalan juga bagian dari dukungan pemerintah dalam pemerataan pembangunan. Sedangkan pelaksanaannya sejak 24 Juli hingga 22 Agustus 2024.

Selain sasaran fisik, kata dia, ada pula kegiatan penyuluhan bela negara, pencegahan radikalisasi dan terorisme, narkoba, KB, dan pencegahan tengkes (stunting).

"Kami juga ada penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat, penyuluhan pertanian, pemberdayaan masyarakat, penyuluhan desa tanggap bencana, dan pengembangan UMKM," ujarnya.

Anggaran kegiatan TMMD tahun ini bersumber dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp217,5 juta dan APBD Kudus sebesar Rp473,75 juta.

Penjabat Bupati Kudus M Hasan Chabibie menambahkan kehadiran TMMD ini memang sangat bermanfaat buat masyarakat karena membenahi infrastruktur yang ada di pedesaan agar lebih baik.

Selain itu, kata dia, program TMMD juga sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara TNI, Pemkab Kudus, dan masyarakat untuk percepatan pembangunan.

"Tentunya program demikian akan berlanjut, mengingat sasarannya juga tidak hanya non fisik, melainkan ada program fisik yang selama ini banyak dibutuhkan masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.