Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKKBN Sulut Optimalkan Kampung KB Percepat Turunkan Angka Stunting

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Sulut Optimalkan Kampung KB Percepat Turunkan Angka Stunting Doc: ANTARA/HO-BKKBN
Ket. Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, D Tino Tandaju.

Manado - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara mengoptimalkan peran Kampung Keluarga Berkualitas untuk mempercepat penurunan angka stuntingdi daerahnya.

"Salah satu permasalahan yang menjadi fokus saat ini adalah tingginya prevalensi stunting anak balita. Karena itu, BKKBN menginisiasi pelaksanaan orientasi pengelolaan Kampung KB untuk mempercepat penurunan angka stunting tersebut," kata Kepala Perwakilan BKKBN Sulut, D Tino Tandaju di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Rabu.

Dia menjelaskan, Kementerian PPN/Bappenas telah melakukan pemutakhiran target prevalensi stunting nasional dan provinsi Sulawesi Utara targetnya adalah 19 persen di tahun 2024 dan 5,9 persen di tahun 2045.

Angka prevalensi stunting di provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut sebesar 21,3 persen atau naik 0,8 persen dari tahun 2022 sebesar 20,5 persen.

"Kami berharap pemahaman masyarakat terkait ketahanan keluarga dan percepatan penurunan stunting dapat diteruskan kepada warga lainnya," ajaknya.

Staf ahli Bupati Bidang Pemerintah Politik dan Hukum Kabupaten Bolaang Mongondow UtaraSantoro menyebutkan, Desa Duini meraih penghargaan terbaik pertama Rumah Data Kependudukan Konvensional Tingkat Provinsi Sulut.

"Prestasi ini hendaknya memberikan motivasi kepada seluruh desa untuk memberikan penguatan Kampung KB berkualitas, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting di desa," ujarnya.

Dia berharap, koordinasi lintas sektor terkait penurunan stunting harus diperkuat, begitupun dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program tersebut.

Dia mengatakan, orientasi pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dalam rangka percepatan penurunan stunting dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pengelola KB, dan sebagai acuan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.