Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Siswa Pecinta Alam Jakarta Bentangkan Bendera Raksasa di Gunung Gede

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Siswa Pecinta Alam Jakarta Bentangkan Bendera Raksasa di Gunung Gede Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Ketua Forum Siswa Pencinta Alam (Fasta) DKI Jakarta Adjie Risbawan (kiri) bersama Ketua Panitia Pendakian Bersama Sispala DKI Jakarta, Dedi Satria saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Jakarta - Sebanyak 270 Siswa Pencinta Alam (Sispala) tingkat SMA dan sederajat se-DKI Jakarta akan melakukan pendakian bersama di Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (23/8) hingga Minggu (25/8).

"Kita akan melakukan kegiatan pendakian gunung bersama Sispala se-DKI Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23-25 Agustus 2024 yang lokasi pendakiannya di Gunung Gede," kata Ketua Forum Siswa Pencinta Alam (Fasta) DKI Jakarta Adjie Risbawan saat jumpa pers di kawasan Jakarta Timur, Selasa.

Setelah melakukan pendakian bersama pada Jumat (23/8), kata dia, ratusan peserta Sispala akan tiba di Alun-alun Suryakencana Gunung Gede dan akan berkemah di lokasi tersebut.

"Pada Sabtu (24/8), kami akan melakukan upacara di puncak Gunung Gede sekaligus membentangkan bendera merah putih raksasa dalam rangkaian HUT Ke-79 Republik Indonesia. Bendera merah putih tersebut berukuran 7x25 meter," kata Adjie.

Selain membentangkan bendera merah putih raksasa, juga akan ada kegiatan Sarasehan Lingkungan, Penanaman Pohon dan Operasi Bersih Gunung.

Sarasehan lingkungan itu akan menghadirkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur,Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGP) dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta.

Sementara itu, Ketua Panitia Pendakian Bersama Sispala DKI Jakarta, Dedi Satria menambahkan, sebanyak 270 peserta Sispala dari 40 sekolah SMA dan sederajat serta 65 orang pendamping yang terdiri dari guru dan alumni Sispala akan melakukan pendakian bersama di Gunung Gede.

"Peserta pendakian ini tidak hanya berasal dari Jakarta, melainkan Sispala dari Cianjur, Bogor, Tangerang, Tangsel, Bekasi, dan Depok. Mereka (peserta dari luar Jakarta) ingin terlibat dalam pendakian ini," kata Dedi.

Sebelum mengikuti pendakian, para Sispala diwajibkan menyertakan sejumlah dokumen sepertimedical checkup, menyertakan nomor induk siswa dan surat izin dari orang tua.

"Mereka yang ikut pendakian ini tidak dipungut biaya alias gratis. Satu sekolah mengirimkan lima orang perwakilannya, diantaranya 4 orang Sispala dan satu orang pendamping," paparnya.

Rencananya, ratusan Sispala Jakarta itu akan dilepas oleh Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota Jakarta, pada Jumat (23/8).

"Peserta akan berangkat ke pos Gunung Putri, Cipanas, Cianjur menggunakan 7 kendaraan truk Brimob sebelum lanjut naik ke puncak Gunung Gede," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.