Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Halmahera Utara Larang Warga Mendaki Gunung Dukono

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 16:21 WIB | Oleh:
Pemkab Halmahera Utara Larang Warga Mendaki Gunung Dukono Doc: ANTARA/HO- Dokumentasi Pribadi/Abdul Fatah
Ket. Erupsi Gunung Dokuno di Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (20/8).

Ternate -- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara melarang warga melakukan aktivitas pendakian di Gunung Api Dukono setelah video viral yang memperlihatkan para pendaki lari berhamburan dari puncak saat terjadi erupsi.

"Saya ingin memberi klarifikasi terkait video viral mengenai sejumlah pendaki di Gunung Api Dukonoyang lari berhamburan dari atas puncak saat gunung itu erupsi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halut, Hentje M. L Hetharia, dalam rilis yang diterima di Ternate, Selasa.

Dia menyebut pendakian dilakukan oleh sejumlah warga di gunung setinggi 1.335 meter dari permukaan laut itu pada Sabtu (17/8).

Pihaknya mendapatkan informasi dari Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dukono pada Minggu (18/8) lalu terkait sejumlah warga yang melakukan pendakian gunung itu kemudian mereka nyaris dihantam abu vulkanik saat gunung erupsi.

Dia menjelaskan, mereka yang melakukan pendakian tidak melapor ke Pos Pengamatan Gunung Api Dukono yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.

"Artinya mereka yang mendaki itu tidak mengantongi izin, karena selain mendapatkan informasi dari Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, juga kami sudah mengecek ke Dinas Pariwisata, bahwa mereka melakukan pendakian secara diam-diam," ujar Hentje.

Berdasarkan kejadian itu, lanjut dia, pihaknya mengeluarkan larangan kepada warga untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas pendakian di Gunung Dukono.

"Demi keselamatan, karena kondisi Gunung Dukono berstatus Waspada Level II dan setiap saat masih bisa mengalami erupsi," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.