Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

11 Kecamatan Depok Disiapkan Angkot Ber-AC

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 03:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
11 Kecamatan Depok Disiapkan Angkot Ber-AC Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.

DEPOK - Guna memberi kenyamanan penumpang, maka akan disiapkan angkutan kota (angkot) berpendingan udara (AC) untuk 11 kecamatan di Kota Depok. "Warga di 11 kecamatan ingin angkotnya bisa diubah dengan sistem seperti angkot AC," kata Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Senin. Imam menyatakan, sistem angkot ber-AC membuat warga nyaman.

"Warga Depok mengaku nyaman ketika naik angkot AC," jelas Imam. Atas permintaan warga kota tersebut, Pemkot Depok berencana membuka peluang kepada para sopir dan pemilik angkot untuk bekerja sama dengan cara meremajakan atau tukar dengan mobil angkot baru.

"Sopirnya punya jaminan bahwa setiap bulan punya gaji. Demikian juga, para pemilik angkot bisa diremajakan," tutur Imam. Angkot bisa juga ditukar dengan yang baru, tapi mereka tetap bagi hasil.

Menurut Imam, sistem tersebut bagus karena saling menguntungkan untuk sopir dan pemilik angkot. Selain itu, pemerintah kota juga bisa mengganti angkot yang tidak memiliki izin. "Ini sistem yang bagus banget. Mereka menyambut baik. Pemerintah juga bisa mengganti angkot-angkot yang sudah tidak memiliki izin," tandasnya. Warga naik angkot dengan aman, nyaman. Di sisi lain sopir bisa punya gaji tetap. Kemudian, pemilik angkot juga punya bagi hasil yang cukup.

Imam menuturkan, rute angkot ber-AC mulai dari Terminal Depok, Jalan Margonda hingga Terminal Jatijajar melewati Jalan Grand Depok City (GDC). "Jalur diresmikan dari Terminal Margonda menuju GDC dan sampai Terminal Jatijajar. Kami sudah tentukan titik pemberhentian," ujar Imam.

Keberadaan Mikrotrans ini sebagai upaya Pemkot Depok memberikan pelayanan terbaik bagi warga terutama dalam transportasi umum. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.