Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polresta Barelang Selidiki Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Sei Beduk

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polresta Barelang Selidiki Kasus Pengeroyokan Anggota Polsek Sei Beduk Doc: ANTARA/Laily Rahmawaty
Ket. Kasatreskrim Polresta Barelang AKP Giadi Nugraha memberikan keterangan kepada wartawan di Maporlesta Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/8/2024).

Batam - Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau, tengah menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan dua anggota Polsek Sei Beduk oleh oknum Babinsa Lubukbaja.

Kasatreskrim Polresta Barelang AKP Giadi Nugraha di Mapolresta Barelang, Senin malam, mengatakan pihaknya menerima satu laporan masyarakat terkait peristiwa tersebut.

"Telah diterima laporan polisi dari warga sipil terkait dugaan penganiayaan atau pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Sei Beduk," kata Giadi.

Proses penyelidikan saat ini, kata dia, sudah dimintai keterangan dua orang saksi yang mengetahui kejadian tersebut dan mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV.

"Langkah yang sudah dilakukan telah diperiksa duaorang saksi, kemudian dari kepolisian telah mengamankan DVR dari CCTV," ujarnya.

Perwira pertama Polri itu menegaskan bahwa kasus pengeroyokan tersebut masih bergulir. Pihaknya berkoordinasi dengan Denpom TNI di Batam terkait dugaan keterlibatan oknum anggota lainnya.

Selain satu oknum anggota Babinsa Lubukbaja yang sudah diamankan oleh Denpom Batam, tigaorang yang berpakaian sipil yang ikut dalam kejadian masih dalam pendalaman kepolisian apakah berstatus warga sipil atau oknum TNI.

"Status tigaorang lainnya masih dalam penyelidikan. Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak Denpom dan menunggu hasilnya," kata Giadi.

Giadi menambahkan dalam penanganan perkara ini pihak tetap mengedepankan sinergitas dan soliditas TNI-Polri sebagaimana diarahkan oleh pimpinan kedua institusi tersebut.

Secara terpisah, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus pengeroyokan tersebut belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, Rooy menyatakan oknum Babinsa berinisial HP yang melakukan pemukulan terhadap anggota Polri tersebut langsung dicari petugas dan dilakukan penahanan di sel khusus Denpom, untuk diproses hukum secara militer.

"Kami tidak menutup diri, yang bersangkutan memang dia terlibat ataupun bersalah di mata hukum kami akan sesuaikan dengan proses hukum yang berlaku," kata Rooy, Jumat (16/8).

Insiden pengeroyokan tersebut terjadi Kamis (15/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Video pemukulan tersebut tersebar di masyarakat, seorang oknum anggota TNI berpakaian dinas mendatangi Pos Terpadu Polsek Sei Beduk lalu melakukan pemukulan terhadap anggota Polsek yang berpakaian sipil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.