Pertumbuhan Penduduk Selandia Baru Hampir Terhenti karena Resesi

Selasa, 20 Agu 2024, 00:22 WIB

WELLINGTON - Biro Statistik Selandia Baru, pada hari Senin (19/8), melaporkan pertumbuhan penduduk hanya 0,1 persen pada April-Juni 2024, sekitar 7.000 orang dari total 5,3 juta penduduk.

Dikutip dari France 24, pertumbuhan penduduk negara 'Kiwi' itu hampir terhenti, karena puluhan ribu orang meninggalkan ekonomi yang lesu dan mencari pekerjaan baru.

Ket. Foto: Jumlah warga Selandia Baru yang meninggalkan negaranya mencapai rekor, dengan tujuan paling populer adalah Australia. — Sumber: istimewa

Meskipun Selandia Baru menempati peringkat tinggi dalam daftar tempat paling diminati di dunia untuk tinggal dan bekerja, dalam beberapa tahun terakhir jumlah kedatangan yang memecahkan rekor telah diimbangi oleh jumlah keberangkatan.

Hal itu kontras dengan kiwi, unggas khas dari Selandia Baru yang terkenal tidak bisa terbang, tetapi masyarakat Selandia Baru sebaliknya. Ya, burung kiwi dinobatkan sebagai ikon negara Selandia Baru karena beberapa hal berikut. Kiwi adalah burung yang khas berasal dari wilayah Selandia Baru dan telah endemik selama jutaan tahun di sana.

Pada bulan Juni, lebih dari 130.000 orang meninggalkan negara itu, termasuk sekitar 45.000 ke negara tetangga Australia saja.

Para komentator menyalahkan pertumbuhan ekonomi yang lambat, biaya hidup yang tinggi, dan krisis perumahan yang telah menyulitkan warga muda Selandia Baru untuk memiliki rumah.

Dalam sebuah makalah penelitian baru-baru ini, Analis Wellington Infometrics, Gareth Kiernan, mengatakan, Australia telah menjadi sangat menarik.

"Pandemi mungkin telah menyebabkan banyaknya orang yang ingin pergi untuk apa yang disebut orang Selandia Baru sebagai "OE" (Overseas Experience/pengalaman di luar negeri)," ujarnya.

Daya Tarik Australia

Namun Kiernan yakin ada hal lain yang terjadi. "Daya tarik pendapatan yang lebih tinggi dan biaya hidup yang lebih terjangkau di Australia telah dilihat sebagai pendorong utama meningkatnya arus orang," tulisnya.

Pada empat dekade lalu, Perdana Menteri Selandia Baru saat itu, Robert Muldoon, bercanda bahwa orang Selandia Baru yang berangkat ke Australia meningkatkan IQ kedua negara.

Bank Sentral Selandia Baru telah berubah dari mengkhawatirkan imigrasi yang memicu inflasi menjadi menguras otak akibat emigrasi.

Dalam pertemuannya di bulan Agustus, bank sentral memperingatkan bahwa "perlambatan imigrasi bersih" bersama dengan kebijakan moneter yang ketat dan penghematan pemerintah dapat "mengurangi permintaan".

Bank tersebut mencatat jumlah orang yang datang berkurang dan jumlah orang yang pergi meningkat "sebagian karena melemahnya kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja".

"Tren itu kemungkinan akan meningkat di tahun mendatang, masih belum pulih seiring kondisi pasar tenaga kerja di Selandia Baru akhirnya membaik," tutupnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.