Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Ikan Tuna di Jayapura Terus Meningkat Capai 45 Ton Per Tahun

📅 Senin, 19 Agu 2024, 16:34 WIB | Oleh:
Produksi Ikan Tuna di Jayapura Terus Meningkat Capai 45 Ton Per Tahun Doc: ANTARA/Ardiles Leloltery
Ket. Komoditas ikan tuna yang dijual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Hamadi, Kota Jayapura.

JAYAPURA - Dinas Perikanan Kota Jayapura, Papua menyebut produksi ikan tuna di daerah itu mencapai 45 ton per tahun dan terus mengalami peningkatan karena potensinya sangat besar.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi di Jayapura, Senin, mengatakan permintaan komoditas ikan tuna dan cakalang di daerah itu ke pasar luar negeri cukup tinggi karena ada beberapa perusahaan yang rutin melakukan ekspor ke Amerika Serikat dan Jepang.

"Ini adalah peluang yang sangat besar bagi nelayan di Kota Jayapura untuk terus meningkatkan hasil tangkapan mereka," katanya.

Menurut Sibi, untuk mengoptimalkan kegiatan ekspor tersebut diperlukan investor yang menanamkan modal sehingga potensi ini bisa dikelola dengan optimal.

"Terkait itu memang harus ada regulasi yang bisa membuka peluang investor untuk masuk dan berinvestasi di Kota Jayapura," ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah daerah setempat intens menyediakan sarana dan prasarana bagi kelompok nelayan tujuannya tentu untuk meningkatkan jumlah produksi hasil tangkapan.

"Dan yang perlu digencarkan saat ini ialah pendampingan secara teknis supaya usaha kelompok perikanan dapat berjalan sesuai yang diharapkan baik manajemen maupun keuangan nya," katanya lagi.

Ia menambahkan jika kegiatan ekspor ikan tuna rutin dilakukan ditambah dengan adanya investor yang berinvestasi di Kota Jayapura maka hal ini akan berdampak pada Pendapatan Asli Papua (PAD) setempat.

"Ketersediaan sumber daya yang melimpah khususnya pada sektor kelautan dan perikanan dapat memberikan peluang bagi distributor ikan tuna berinvestasi di Kota Jayapura," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.