Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gus Halim Ingatkan agar Aspek Kultural Jadi Jati Diri Pendamping Desa

📅 Senin, 19 Agu 2024, 20:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gus Halim Ingatkan agar Aspek Kultural Jadi Jati Diri Pendamping Desa Doc: kemendesa.go.id
Ket. Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mengingatkan para pendamping desa di Tanah Air bahwa aspek kultural merupakan jati diri mereka yang harus dijaga.

"Aspek kultural ini jadi jati diri pendamping desa, jadi harus tetap dijaga dan dipertahankan," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar saat bertemu pendamping desa di Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan, Jawa Timur, sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (19/8).

Sebelumnya, Mendes PDTT menyampaikan contoh dari wujud aspek kultural yang menjadi jati diri pendamping desa adalah mereka harus merepresentasikan budaya dan kultur dari masyarakat desa yang didampingi.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Halim mengapresiasi kinerja para pendamping desa atau yang dikenal sebagai Tim Pendamping Profesional (TPP) itu. Menurutnya, sejauh ini pendamping desa di Indonesia telah bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saya mengapresiasi kerja pendamping desa yang selama ini sudah pada jalur yang benar, sesuai situasi dan kebutuhan," kata dia.

Gus Halim pun mengingatkan bahwa pendamping desa sejatinya memiliki dua tugas, yaitu terkait dengan pembangunan desa dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) setempat. Dengan demikian, harapan dan cita-cita warga desa yang mereka dampingi dapat terwujud.

Selain itu, lanjut dia, pendamping desa juga harus tegak lurus pada pihak-pihak di Kemendes PDTT, termasuk pegawai pemerintah atau para birokrat.

"Kekuatan pendamping desa ada di birokrasi," kata Gus Halim.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh pendamping desa di Indonesia terus melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan birokrat dan Kemendes PDTT.

Dalam pertemuannya dengan para pendamping desa di Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan itu, Gus Halim didampingi oleh sejumlah pihak, di antaranya Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendes PDTT Luthfiyah Nurlaela, Sekretaris BPSDM Rosyid, dan Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Kemendes PDTT, Nursaid.

Sebelum bertemu dengan para pendamping desa, Gus Halim juga mengunjungi Desa Wisata Ketapanrame untuk melihat langsung destinasi wisata dan fasilitas yang ada di sana.Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.