- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dokter-dokter India Mogok ...
Dokter-dokter India Mogok Kerja Selama 24 Jam, Protes Kasus Pemerkosaan Sejawat
Sabtu, 17 Agu 2024, 12:06 WIBMUMBAI - Para profesional medis India memulai penutupan layanan non-darurat selama 24 jam di seluruh negeri pada Sabtu (17/8) sebagai protes atas kasus pemerkosaan dan pembunuhan brutal seorang dokter di kota timur Kolkata.
Penutupan layanan yang dimulai pukul 6 pagi waktu setempat, akan memutus akses ke prosedur medis elektif dan konsultasi rawat jalan di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu, menurut pernyataan Asosiasi Medis India (IMA).
Departemen gawat darurat di rumah sakit yang menangani keadaan darurat tetap menugaskan stafnya.
Minggu lalu, seorang dokter magang berusia 31 tahun diperkosa dan dibunuh di dalam sebuah perguruan tinggi kedokteran di Kolkata tempat dia bekerja.
Peristiwa ini memicu protes nasional di kalangan dokter dan mengingatkan kita pada kasus pemerkosaan dan pembunuhan massal yang terkenal terhadap seorang mahasiswi berusia 23 tahun di dalam bus yang sedang melaju di New Delhi pada tahun 2012.
Kemarahan atas kegagalan undang-undang yang ketat untuk mencegah meningkatnya kekerasan terhadap perempuan telah memicu aksi protes para dokter dan kelompok perempuan.
"Wanita merupakan mayoritas profesi di negara ini. Berkali-kali, kami telah meminta keselamatan bagi mereka," kata presiden IMA RV Asokan kepada Reuters pada hari Jumat (16/8).
Lebih dari satu juta petugas medis diperkirakan akan bergabung dalam aksi mogok tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Waspada, Sebentar Lagi ada Godzilla El Nino: Pemerintah Perkuat Stok Cadangan Pangan
-
Komisi Pemberantasan Korupsi Tegaskan Penyidikan Korupsi Tetap Berjalan Meski Rita Widyasari Bebas
-
Penataan kawasan kumuh di Menteng Tenggulun
-
Dubes Penone Ingin Makin Banyak Pemain Bola Prancis Berlaga di Indonesia
-
Kuartal I 2026, Laba Bersih BTN Melesat 22,6% YoY
-
Diduga Kejahatan Berantai, Polisi Buru Pembunuh Tiga Wanita di Berbagai Tempat Wisata Populer Meksiko
-
Menteri HAM Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga di Papua Menyerahkan Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.