Tren Saham Global Mengikuti Kenaikan Wall Street

Jumat, 16 Agu 2024, 00:02 WIB

HONG KONG - Dengan meredanya inflasi konsumen Amerika Serikat (AS), pasar saham di Asia dan Eropa sebagian besar pada hari Kamis (15/8), mengikuti tren positif di Wall Street, meningkatkan harapan bahwa pemangkasan suku bunga besar akan terjadi, juga karena pertumbuhan ekonomi di Jepang melampaui ekspektasi.

Dikutip dari Yahoo News, data indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) AS yang ditunggu-tunggu menunjukkan kenaikan 2,9 persen bulan lalu dibandingkan tahun lalu, kenaikan 12 bulan terkecil sejak Maret 2021, yang menyiapkan panggung bagi Federal Reserve untuk mulai memangkas suku bunga.

Ket. Foto: Belanja konsumen di Tiongkok meningkat pada bulan Juli namun dilampaui oleh sektor manufaktur. — Sumber: istimewa

Para pedagang optimistis pemangkasan suku bunga pada pertemuan September dapat melampaui antisipasi sebesar 25 basis poin, sementara sejumlah pengamat memperkirakan hingga 50 basis poin.

"Yang menjadi perbincangan saat ini bukanlah apakah Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan yang mencuri perhatian pada 17-18 September, tetapi seberapa dalam mereka akan melakukan pemangkasan tersebut," kata analis Stephen Innes dalam buletin Dark Side Of The Boom miliknya.

Angka pertumbuhan positif dari Jepang berarti Nikkei 225 memimpin lonjakan Asia, karena ekonomi terbesar keempat di dunia melaporkan kenaikan PDB yang lebih baik dari perkiraan sebesar 0,8 persen untuk kuartal kedua.

Jajak Pendapat Anjlok

Berita itu muncul sehari setelah Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan, dia akan mengundurkan diri bulan depan karena peringkat jajak pendapatnya anjlok menjelang pemilihan tahun depan akibat kenaikan harga yang telah menggerogoti pendapatan orang Jepang, serta serangkaian skandal.

"Sentimen konsumen seharusnya membaik karena upah riil telah berubah positif karena kenaikan upah yang dijanjikan mulai dibayarkan kepada pekerja," kata Hiroyuki Ueno, kepala strategi di SuMi (Sumitomo Mitsui) Trust, sebelum rilis data tersebut.

"Selain itu, pemulihan pengiriman oleh sejumlah produsen mobil, yang beberapa di antaranya dihentikan sementara pada bulan Mei, juga akan menjadi dorongan positif bagi belanja konsumen."

Sementara itu, berita dari Tiongkok tidak terlalu optimistis, dengan produksi industri melambat dan pengangguran meningkat pada bulan Juli. Belanja konsumen sedikit melampaui ekspektasi analis.

Data yang kurang menggembirakan itu meredam harapan tipis akan dimulainya kebangkitan ekonomi di pasar terbesar Asia.

"Cuplikan gambar ekonomi yang pernah berkembang pesat ini menggarisbawahi hambatan terus-menerus pada permintaan domestik, yang tidak berkurang secara signifikan oleh inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi dan mengatasi ketidakseimbangan dalam proses pemulihan," kata Innes.

"Tidak ada jumlah pemotongan suku bunga yang tampaknya dapat menarik minat konsumen untuk berbelanja jika kepercayaan terhadap perekonomian atau keamanan keuangan pribadi tidak ada."

Meskipun beritanya mengecewakan, Shanghai ditutup hampir satu persen lebih tinggi, sementara Hong Kong berakhir datar. Seoul, Sydney, dan Singapura semuanya naik, sementara Taipei, Jakarta, dan Bangkok turun.

Pasar Eropa juga memulai hari dengan catatan positif, dengan London, Paris, dan Frankfurt semuanya dimulai lebih tinggi.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.