Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Mulai Program Bedah Rumah

📅 Jumat, 16 Agu 2024, 03:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Mulai Program Bedah Rumah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin saat secara simbolis memulai program bedah rumah di Kelurahan Pasir Jaya Kamis (15/8). Pemkot Tangerang tahun ini menargetkan membedah 449 rumah di 13 wilayah kecamatan.

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang resmi memulai pelaksanaan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah sebanyak 449 unit, serta pembuatan 150 jamban keluarga.

"Kita luncurkan lagi pelaksanaan kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni dengan APBD untuk sebanyak 449 rumah," kata Pj Wali Kota Tangerang Nurdin saat meninjau lokasi Bedah Rumah di Kelurahan Pasir Jaya, Kamis.

Dia berharap program yang telah berlangsung selama 10 tahun terakhir tersebut bisa terus diperluas cakupannya. Ini termasuk keterlibatan pihak swasta, sehingga program Bedah Rumah bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang yang membutuhkan.

"Ini tentu akan bertambah dengan adanya dukungan lewat dunia usaha. Mudah-mudahan bisa ditambah jumlah rumah tidak layak huni yang akan kita rehab," katanya.

Nurdin juga meluncurkan program Jamban Keluarga. Tercatat pada tahun 2024 ini akan dibangun sebanyak 150 unit.

"Selain melakukan rehabilitasi bagi rumah tidak layak huni, kami juga membantu membangun jamban keluarga untuk masyarakat Kota Tangerang yang membutuhkan," katanya. Pemkot Tangerang telah melaksanakan program RTLH sejak tahun 2014. Sejak itu Pemkot Tangerang telah membedah sebanyak 8.182 unit rumah.

Sedangkan untuk program Jamban Keluarga, sejak tahun 2015 Pemkot telah membangun 6.227 unit. Kepala Disperkimtan Kota Tangerang Decky Priambodo mengatakan, program bedah rumah ini tidak hanya memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni. Tetapi juga mengatasi masalah lain seperti pengurangan kawasan kumuh, pengurangan kemiskinan, intervensi stunting, dan juga TBC.

"Kemarin sudah kami sinkronisasi program-program yang ada di Pemkot Tangerang, bagaimana dari satu kegiatan yang dilakukan dapat menyelesaikan tiga hingga empat target output," katanya. Program ini sangat relevan dengan empat kegiatan, yaitu penekanan angka prevelensi stunting, upaya pengurangan kawasan kumuh, penurunan angka kemiskinan ekstrem dan pengurangan angka TBC.Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.