Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan Anak Tenggelam di Kukar Dalam Kondisi Meninggal

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 16:56 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan Anak Tenggelam di Kukar Dalam Kondisi Meninggal Doc: (ANTARA/HO-Pos SAR Samarinda)
Ket. Tims SAR mengangkat mayat korban tenggelam di Sungai Mahakam, Desa Kayu Batu Seberang, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Kamis (15/8).

SAMARINDA - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur menemukan seorang anak yang tenggelam di Sungai Mahakam, Desa Kayu Batu Seberang, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, dalam keadaan meninggal.

Koordinator Pos SAR Samarinda Riqi Effendi di Samarinda, Kamis, mengatakan korban tenggelam tersebut atas nama Nafatan Aldaja, anak laki-laki berumur sembilan tahun, saat memancing di Tongkang Jetty Sahli, Desa Kayu Batu.

Saat itu, ia pergi memancing bersama ayahnya.Peristiwa tenggelam terjadi pada Selasa (13/8), sekitar pukul 21.30 Wita.

Informasi yang diterima Pos SAR Samarinda, sebelumnya Nafatan bersama ayahnya pergi memancing ikan di Sungai Mahakam

"Tak jauh dari rumahnya," katanya.

Setelah mendapat laporan, tim langsung turun ke lokasi dan selanjutnya pada Kamis, pukul 07.00 Wita, kembali melaksanakan operasi hari kedua dengan tim dibagi menjadi dua regu.

Regu 1 melakukan pencarian sampai dengan jarak sekitar dua kilometer ke arah hilir dari lokasi, menggunakan perahu karet milik Damkar dan para nelayan setempat, sedangkan regu 2 gabungan melakukan penyisiran dengan jarak sekitar dua kilometer ke arah hulu dari lokasi kejadian, menggunakan perahu karet Basarnas dan dibantu drone thermal sebagai pendukung pencarian visual udara.

"Pada pukul 08.50 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dengan jarak 10 meter ke arah hilir dari lokasi dalam keadaan meninggal, kemudian korban dibawake rumah duka," kata Riqi.

Unsur yang terlibat dalam pencarian pada Kamis ini, yakni Pos SAR Samarinda, Satuan Polair Resor Kukar, Koramil Muara Muntai, Polsek Muara Muntai, Posko Damkar Sektor Kota Bangun, keluarga korban, dan warga Muara Muntai.

"Sedangkan perlengkapan yang dibawa meliputi mobil penyelamatan, truk penyelamatan, perahu karet, perahu motor tempel, drone thermal, perlengkapan selam, perlengkapan komunikasi, dan perlengkapan medis," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

BMKG Khawatirkan Durasi Musim Hujan yang Pendek

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Khawatirkan Durasi Mus...
Nasional
Bapanas Proses 102 Tersangk...
Nasional
BPJPH Ungkap Minat Negara B...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.