Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang HUT RI di IKN, BMKG Semai Garam Setiap Hari untuk Menghalau Hujan

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 12:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang HUT RI di IKN, BMKG Semai Garam Setiap Hari untuk Menghalau Hujan Doc: ANTARA/ M Ghofar
Ket. Salah satu infrastruktur yang sedang tahap konstruksi di IKN.

BALIKPAPAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setiap hari menyemai garam di langit Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menghalau hujan, demi kelancaran konstruksi hingga aktivitas peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI di kawasan tersebut.

"Hingga hari ini masih berlangsung proses penyemaian zat NaCl (garam) dalam rangkaian operasi modifikasi cuaca (OMC) agar tidak hujan, karena dapat menghambat kegiatan di IKN," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Kukuh Ribudiyanto di Balikpapan, Kamis (15/8).

Dalam penyemaian garam ini dilakukan kerja sama dengan pihak terkait, baik pesawat yang diterbangkan dari bandara di Samarinda maupun yang diterbangkan dari bandara di Balikpapan.

Untuk penyebaran garam menggunakan pesawat dari Samarinda, lanjutnya, dilakukan kerja sama antara BMKG, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), danSmart Aviation, sedangkan dari Balikpapan dilakukan kerja sama BMKG dan TNI AU.

Dalam OMC ini, pesawat dari Samarinda bisa melakukan operasi antara 4-6 kali per hari, tergantung pada cuaca atau mendung yang berpotensi menyebabkan hujan, sementara OMC dari Balikpapan dilakukan 2-3 kali per hari.

"Pesawat untuk OMC dari Samarinda tergolong kecil dengan beban muat garam sekitar1 ton per operasi, sedangkan pesawat dari Balikpapan lebih besar dengan beratgaram yang diangkut antara 1,5-2 ton per operasi. Garam tersebut disemai di langit IKN," katanya.

OMC ini berlangsung sejak Juni lalu dan terus berlanjut sampai sekarang, apalagi saat ini mendekati peringatan upacara Kemerdekaan RI dan banyaknya aktivitas di IKN, ketika cuaca mendung, tentu OMC segera dilakukan.

Hari ini, lanjutnya, pesawat dari Samarinda sudah tiga kali menyemai garam di langit IKN. Semai garam pertama dilakukan subuh tadi, kemudian jam 08.00 WIB dan dilanjutkan siang hari, bahkan bisa sampai malam karena adanya awan tebal dari arah laut.

"Sedangkan untuk pesawat dari Balikpapan hingga siang ini belum melakukan OMC, karena menyesuaikan adanya latihan tempur, termasuk masih adanya hujan di Balikpapan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.