Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsleting Charger Ponsel Sumber Kebakaran

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsleting Charger Ponsel Sumber Kebakaran Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP
Ket. Warga mencari barang yang bisa diselamatkan usai kebakaran permukiman padat penduduk Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta, Selasa (13/8). Kebakaran ini mengakibatkan ratusan rumah hangus dan sekitar 3.000 warga harus mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

JAKARTA - Korsleting saat pengisian daya ponsel di salah satu rumah warga diduga menjadi penyebab kebakaran besar di daerah Manggarai, Jakarta Selatan. "Menurut keterangan Ketua RT 02 RW 06, Sukiman, sumber kebakaran akibat dari charger handphone," jelas Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, Selasa.

Syamsul menuturkan, kebakaran terjadi di Jalan Saharjo I, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan sekitar pukul 02.30 dini hari. Sebelumnya, Lurah Manggarai, Arafat Dinsirat, menyebut kebakaran berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah warga. "Dugaan sementara karena korsleting listrik," ujar Arafat.

Menurutnya, kebakaran tersebut melanda RW 06 dan RW 12 atau total 15 RT. Arafat menambahkan, jumlah bangunan yang terdampak mencapai lebih dari 100. Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyiapkan fasilitas pengungsian bagi warga yang terdampak kebakaran di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Lokasi pengungsian berada di RW 7 Masjid Al Falah, SD 05 RW 9, Pos RW 12, dan parkiran Stasiun Kereta Api Bandara. Setiap posko disediakan petugas Dinas Sosial untuk menyiapkan logistik. Juga ada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mencetak kembali dokumen terbakar. Sedangkan Dinas Kesehatan untuk memastikan kebutuhan obat-obatan.

Sebelumnya, Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 120 personel untuk memadamkan api di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

BPBD Jakarta menyatakan tujuh orang terluka akibat kebakaran permukiman padat tersebut. Kebakaran menyebabkan 3.000 jiwa mengungsi.

Sementara itu, banyak warga memilih mengungsi ke Stasiun Kereta Api Bandara Manggarai. "Saya memilih mengungsi ke stasiun karena paling gampang," ujar warga korban kebakaran bernama Neni.

Menurut Neni, stasiun sudah dilengkapi fasilitas mulai dari tempat menunggu dan toilet. "Jadi, terbilang cocok untuk dijadikan tempat pengungsian sementara," tandasnya.

Neni sama sekali tidak membawa barang saat mengungsi. Dia sangat memerlukan banyak bantuan. Hingga kini, Neni belum bisa memastikan berapa lama di stasiun. Kendati demikian, dia tak menampik akan pindah ke lokasi pengungsian terdekat.

Sedangkan salah satu penumpang KRL bernama Bayu menuturkan, sempat bingung kawasan stasiun menjadi ramai. "Saya lewat macet. Ternyata ada kebakaran," ujar Bayu. Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, memastikan kebakaran tidak mengganggu operasional Stasiun KA Bandara Manggarai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.