- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kebakaran Terjadi di PLTN ...
Kebakaran Terjadi di PLTN Zaporizhzhia
Selasa, 13 Agu 2024, 02:35 WIBKYIV - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan kebakaran terjadi di PLTN Zaporizhzhia yang diduduki Russia di Ukraina selatan.
Zelenskyy di akun media sosialnya pada Minggu (11/8) mengatakan bahwa penjajah Russia menyebabkan kebakaran itu. Ia mengunggah video yang memperlihatkan gumpalan asap hitam mengepul dari kompleks PLTN tersebut.
"Tingkat radiasi masih dalam batas normal, tetapi selama Russia mengendalikan pembangkit nuklir itu, situasinya tidak normal dan tidak akan pernah normal," kata Presiden Zelenskyy seraya menyerukan agar PLTN itu dikembalikan ke Ukraina.
Russia mengatakan kebakaran telah padam dan mengklaim bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh serangan pesawat tak berawak Ukraina.
Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan di media sosial bahwa para pakar lembaga itu melihat asap hitam keluar dari bagian utara PLTN setelah sebelumnya mendengar beberapa ledakan. Badan nuklir PBB itu menambahkan tidak ada dampak terhadap keselamatan nuklir yang dilaporkan.
Enam reaktor di PLTN itu telah ditutup sejak invasi Russia ke Ukraina. Namun, masalah keselamatan tetap ada karena kompleks dan area di sekitarnya beberapa kali diserang, yang mengakibatkan fasilitas itu kehilangan pasokan listrik eksternal. SB/NHK/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
TNI AU Turunkan 257 Personel dan 4 Alutsista dalam Operasi SAR ATR 42-500
-
Ratusan Warga Bandung Ikuti Aksi Bebersih Stadion Siliwangi
-
Bali United Dalam Bahaya, Persib Bandung Dapat Tambahan Amunisi Mengerikan Jelang Duel GBLA
-
Panglima TNI Bersama Menhan RI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Berprestasi di Timika
-
Siap Gelar HPN 2026 Banten, PWI Pusat dan Panitia Perkuat Konsolidasi
-
Wow! Russia Akan Bangun PLTN di Bulan Dalam 5-7 Tahun ke Depan
-
Lakers Dipermalukan Sacramento Kings Meski Doncic Tampil Impresif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.