Kalimantan Selatan Gelar Seminar Festival Wisata Budaya Internasional 2024
Selasa, 13 Agu 2024, 16:38 WIBBANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar seminar festival wisata budaya internasional 2024, dengan mengundang delegasi dari berbagai negara.
Menurut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemprov Kalsel Husnul Hatimah saat membuka gelar itu mewakili Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor di Mahligai Pancasila BanjarmasinSelasa, kegiatan ini sebagai ajang pertukaran budaya antar-negara dan promosi pariwisata provinsi ini.
Dia mengapresiasi kegiatan yang juga berkaitan dengan peringatan Hari Jadi Ke-74 Provinsi Kalsel tahun 2024 tersebut dihadiri delegasi dari Tibet, India, Mesir, Meksiko, dan Prancis.
Karenanya, katanya, seminar ini menjadi kesempatan emas untuk memperluas wawasan dan memperkaya pemahaman tentang keanekaragaman budaya, baik dari dalam negeri dan mancanegara.
Menurut dia, gubernur menyampaikan hal ini merupakan momentum yang berharga bagi Kalsel, karenanya harus dijadikan sebagai momen untuk belajar berkolaborasi dan membangun jaringan yang lebih luas.
Karenanya dia menekan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen penuh untuk mengembangkan potensi pariwisata di Banua dengan membangun kerja sama dengan pemerintah daerah setempat, serta menggandeng masyarakat dan kelompok adat setempat untuk mendorong pengembangan seni dan kerajinan lokal.
"Dalam mengembangkan sektor pariwisata, Pemprov Kalsel memegang teguh prinsip keberlanjutan, karena kami menyadari bahwa alam dan budaya Kalsel adalah warisan tak ternilai yang harus dijaga untuk anak cucu kita," ujar Husnul.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pariwisata KalselMuhammad Noor mengatakan, festival wisata budaya internasional ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan.
Kegiatan ini, katanya,merupakan salah satu bentuk upaya instansinya dalam mempromosikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ke tingkat yang lebih tinggi.
"Selain itu kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjalin kerja sama dengan pihak investor luar negeri di sektor pariwisata serta pengenalan budaya Kalsel secara Internasional," katanya.
Diharapkan melalui kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kalsel yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang layak untuk diekspos.
Seminar menghadirkan narasumber, yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi Kalsel Endri, Ketua Science dan Research NGO UNESCO untuk Asia Amanah Asri, Perwakilan Delegasi India Jayaranjan, dan Ketua Unit Urusan Internasional Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Harga Emas Antam Turun Rp9.000 Menjadi Rp2,613 Juta/Gr Pada Selasa Ini
-
Wali Kota Bandung Minta Perizinan Harus Dorong Investasi dan Lapangan Kerja
-
Jutaan Lapangan Kerja Hijau Disiapkan, Bappenas Incar Lompatan Pertumbuhan
-
Jokowi Tiba di Istana untuk HUT RI ke-81, Penampilan dengan Adat Bali Jadi Sorotan
-
Mulai 2027 OJK akan Bentuk Satgas Persiapkan Pengawasan Bursa Mineral
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Hujan Deras Lumpuhkan Pakistan, 7 Orang Tewas
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.