Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPS Kota Depok 1,4 Juta

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 03:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPS Kota Depok 1,4 Juta Doc: ANTARA/Foto: Feru Lantara
Ket. Ketua KPU Kota Depok, Willi Sumarlin (kiri).

DEPOK - Daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok dan Jawa Barat tahun 2024 mencapai 1,4 juta lebih pemilih. "Setelah dicek ada beberapa data ganda," jelas Ketua KPU Kota Depok, Willi Sumarlin, Senin.

Willi menjelaskan bahwa proses penetapan DPS merupakan tahapan berjenjang. Ini dimulai dari penerimaan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) dari KPU. Kemudian diteruskan ke KPU provinsi dan KPU Kota Depok.

"Setelahnya, KPU Kota Depok mencocokkan dan meneliti selama sebulan dari Juni hingga Juli," ujarnya. Sebelum penetapan DPS, KPU Kota Depok juga telah menetapkan daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Proses ini melibatkan partisipasi masyarakat dengan memberikan masukan seperti melaporkan pemilih yang telah meninggal atau pindah domisili. Kemudian laporan akan ditindaklanjuti dalam masa perbaikan.

Dalam proses ini, KPU Depok juga menerima masukan dan tanggapan masyarakat bila menemukan pemilih yang sudah meninggal ataupun pindah domisili. "Jika ada masukan dari masyarakat, nanti bisa dimasukkan dalam masa perbaikan," jelas Willi.

Panen Brambang

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, panen brambang di Lahan Urban Farming, Jalan Juanda, Depok, Senin.

Selain panen brambang, Pangdam Jaya bersama Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, Kepala Kejaksaan Negeri, Silvia Desty Rosalina, Dandim Letkol Iman Widhiarto juga menanam bibit cabai.

Pangdam menuturkan, urban farming merupakan program ketahanan pangan. Ini telah dicanangkan Panglima TNI dan KSAD. Tujuannya, untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Selain itu, terpenting dalam pelaksanaan melibatkan masyarakat. Hasilnya, diberikan kepada warga, berapa pun nilainya. "Kami apresiasi warga sekitar dan kelompok tani yang telah membantu panen brambang. Tadinya lahan ini masuk red zone sekarang sudah menjadi green zone," jelasnya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.