Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kampanyekan Pola Makan Bergizi Terhadap Pelajar di Kudus

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kampanyekan Pola Makan Bergizi Terhadap Pelajar di Kudus Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Ratusan siswa MAN 1 Kudus, Jawa Tengah, mengikuti gerakan aksi bergizi serentak, Senin (12/8/2024).

Kudus - Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengkampanyekan pola makan bergizi seimbang dan pola hidup sehat terhadap para pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat dengan gerakan aksi bergizi serentak, Senin.

Kampanye pola makan gizi seimbang tersebut ditandai dengan makan-makanan bergizi dan minum obat penambah darah secara serempak yang digelar di Kompleks MAN 1 Kudus dengan diikuti 1.300 anak dan sebanyak 800 anak di antaranya merupakan siswi, Senin (12/8/2024).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Andini Aridewi kampanye pola makan bergizi yang digelar secara serentak secara nasional ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan terkait upaya peningkatan status kesehatan anak didik, sekaligus memperingati Hari Remaja Internasional, Pramuka, dan Hari Kemerdekaan RI.

Untuk pembukaannya, kata dia, berlangsung di lapangan MAN 1 Kudus, sedangkan pelaksanaannya nanti mulai 12 Agustus hingga 12 September 2024 dengan sasaran siswi SMP sederajat dan SMA sederajat, termasuk madrasah dan pondok pesantren.

Tujuan kegiatan tersebut, kata dia, untuk meningkatkan status kesehatan anak didik dengan membiasakan pola makan yang sehat yang merupakan satu bagian dari pola hidup sehat.

"Kampanye ini untuk menyadarkan mereka bahwa tidak cukup hanya mengenal menu lezat tetapi juga bagaimana kandungan gizi yang tepat dan gizi seimbang untuk mereka. Hal ini tentu bagian dari upaya untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kedepannya untuk mewujudkan Indonesia emas dan Indonesia hebat," ujarnya.

Apalagi, kata dia, kasus yang terjadi selama ini terhadap remaja putri, yakni banyak yang menderita anemia dan minum tablet tambah darah juga belum 100 persen dibiasakan.

Selain itu, imbuh dia, banyak juga penyakit metabolik kronis di usia produktif, bermula dari kondisi gizi remaja yang tidak tepat serta temuan kasus obesitas yang cukup banyak.

"Hal tersebut, yang menjadi perhatian khusus bagaimana memberikan informasi gizi seimbang untuk remaja dengan kecukupan protein, makan sayur buah, dan aktivitas fisik yang sehat," ujarnya.

Ia berharap makan makanan bergizi tidak hanya saat ini, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari.

Para remaja juga diajak untuk membiasakan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari karena sebelumnya juga diajak senam bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.